close
Sosial Budaya

Angin kencang di Pemalang rusak belasan rumah

angin puting beliung

Pemalang, Wartadesa. – Angin kencang, puting beliung (jawa: angin lisus) di Dusun Trinem  RT 33 Rw 06 dan RT 29 Rw 05 Desa Asem Doyong, Petarukan, Pemalang menghempaskan pepohonan dan rumah warga.

Akibatnya belasan rumah mengalami rusak. Selain itu, pohon tumbang menimba kabel listrik PLN. Aliran listrik pun terhenti, Senin malam (15/02) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi dari BPBD Kabupaten Pemalang, sebanyak enam rumah mengalami rusak berat, dan 10 rumah rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Ada 6 rumah rusak sedang dan 10 rumah rusak ringan, dan lebih dari 20 pohon tumbang, Alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” tutur Suyanto, Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang.

Kepala BPBD Pemalang, Wahadi, bersama Muspika Taman dan Pemerintah Desa Asemdoyong turun langsung ke lokasi dan kerja bakti memotong pohon-pohon tumbang bersama warga sekitar. Selama penanganan dan evakuasi, arus listrik dipadamkan PLN.

Kerugian material masih diinventarisir. (Bono)

Terkait
25 rumah rusak akibat terjangan angin di Bumiharjo

Pemalang, Wartadesa. -  24 rumah mengalami rusak ringan sementara satu rumah rusak parah akibat angin puting beliung menerjang Dusun Bumiharjo, Read more

Aaf prioritaskan penanganan banjir dan rob, Agung benahi infrastruktur

Program 100 hari Pekalongan, Wartadesa. - Afzan Arslan Djunaid (Aaf)-Salahudin, Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan memasukkan penanganan banjir dan rob Read more

Berenang di Pantai Kaliprau, dua anak meninggal

Pemalang, Wartadesa. - Dua dari empat anak yang tenggelam terseret ombak di Pantai Kaliprau, Pemalang, Jum'at (26/02) sore ditemukan dalam Read more

Warga Pelutan geger! Perempuan gantung diri di kontrakan

Pemalang, Wartadesa. - Perempuan bernama Ika Yunisti (34) warga Desa Denasari, Kecamatan Pemalang yang ditemukan dalam keadaan menggantung di kontrakannya, Read more

Tags : angin lisusberita pemalang