close
Sosial Budaya

Asip himbau warga Pekalongan di luar kota tidak mudik

asip

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menghimbau warga Pekalongan yang merantau di luar kota untuk mematuhi aturan tidak mudik dari pemerintah pusat. Meski demikian pihaknya tidak akan melakukan karantina mandiri pagi para pemudik yang datang sebelum tanggal 6 Mei 2021. Hal tersebut diungkapkan saat menghadiri acara buka bersama Forkopimda Kabupaten dan Kota Pekalongan di Makodim 0710 Pekalongan, Jumat (16/4/2021) malam.

“Kita sudah menerima surat edaran terkait dengan larangan mudik, tentu kita akan menyikapi, dengan mengamankan kebijakan dari pemerintah pusat,” tutur Asip Kholbihi.

Asip menyebut, untuk membatasi warga yang nekat mudik, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan melakukan sosialisasi dengan paguyuban warga Pekalongan yang ada di Jakarta. “Kepada warga Pekalongan yang ada di Jakarta, saya mohon agar ikut mengamankan kebijakan pemerintah, demi keselamatan kita bersama,” ujarnya.

Larangan mudik ini juga berlaku bagi ASN Kabupaten Pekalongan yang berasal dari luar kota. “Memang di Kabupaten Pekalongan ini banyak ASN yang berasal dari luar kota, tetapi Insyaallah para ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan ini sudah memahami aturan main, sehingga tidak mengajukan ijin untuk mudik pada hari itu. Dan pemerintah kabupaten juga tidak akan mengijinkan, dalam rangka mengamankan instruksi dari pemerintah pusat,” lanjut Asip.

Meski demikian, Asip mengatakan bahwa pihaknya tidak akan malakukan karantina bagi pemudik yang datang sebelum tanggal 6 Mei 2021. “Tidak, saya lihat, kecuali yang bergejala ya, dan sekarang ini sudah banyak yang pulang juga, tetapi karena kondisinya sehat-sehat saja maka tidak kita lakukan langkah-langkah tersebut. Tetapi tetap kita waspadai, karena dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan akan memantau terus perkembangan orang per orang warga masyarakat, terutama yang baru saja datang dari luar kota,” jelas Bupati Asip Kholbihi.

Data sebelumnya, sebanyak 55 ribu warga Pekalongan di Jakarta melakukan mudik pada tahun 2020, meski saat itu pemerintah melakukan larangan mudik. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : mudikPekalongan