- Pembunuhan pensiunan guru di Ponolawen
Kesesi, Wartadesa. – Kasus penemuan mayat di Ponolawen Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan masih menyisakan kisah misterius. Kabar yang beredar di lingkungan desa Sidosari menyebutkan bahwa korban dibegal hingga merenggut nyawanya.

Warung-warung kopi bahkan sekolah-sekolah di Kabupaten Pekalongan masih membicarakan penyebab kematian Sumarti (60), pensiunan guru warga desa Sidosari rt 04/02 Kec. Kesesi Kab. Pekalongan, diduga menjadi korban pembunuhan. Jenazah ditemukan warga saat hendak sholat subuh (8/11), di jalan desa Ponolawen.
Retno Puji Rahayuningsih, salah seorang guru di lembaga pendidikan Kabupaten Pekalongan, menceritakan kepada Wartadesa bahwa Sumarti, korban perampokan yang berujung maut sebelumnya baru membeli motor baru. Pada hari Senin (7/11) sehabis maghrib, korban keluar sendirian untuk membeli lauk makan malam keluarga.
[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/mayat-ditemukan-ponolawen-kesesi/”]Baca: Mayat ditemukan di Ponolawen[/button]
[button type=”round” color=”” target=”https://www.wartadesa.net/pensiunan-guru-diduga-jadi-korban-pembunuhan/” link=””]Baca: Pensiunan guru diduga jadi korban pembunuhan[/button]
Dengan membawa motor yang baru dibelinya, lanjut Retno, korban keluar sendirian, tanpa didampingi pihak keluarga. Setelah ditunggu-tunggu lama, keluarga merasa ada yang tidak normal, karena korban tak kembali. Biasanya untuk beli lauk hanya dibutuhkan satu jam. Namun setelah ditunggu keluarga hingga malam hari, korban belum juga kembali.
Keluarga memutuskan untuk mencari korban, namun tidak ketemu. Hingga ditemukan warga Ponolawen saat hendak sholat subuh. Lanjut Retno. ***(Buono)










