close

Dana Desa

Dana DesaLayanan PublikPolitikSosial Budaya

Sekdes dilarang masuk politik praktis

sekdes

Kajen, Wartadesa. – Sekretaris Desa (Sekdes) yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang masuk dalam politik praktis.

“Dari dulu panjenengan itu adalah ASN atau PNS. Hanya karena masih ditempatkan di desa menjadi Carik/Sekdes seolah-olah belum menjadi PNS sehingga panjenengan merasa tidak terikat oleh aturan politik. Itu pandangan yang keliru. Untuk itu saya minta para Sekdes PNS tidak lagi terlibat secara aktif dalam pesta politik,” turut Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan dalam kegiatan penilaian potensi dan kompetensi (assesement) di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Senin (19/02).

Baca: Soal mutasi Sekdes Menjangan, masih dikaji

Soal mutasi Sekdes, Pemdes Menjangan surati Bupati

Terkait jabatan sekretaris desa, Asip mengungkapkan bahwa mutasi dapat dilakukan sekurang-kurangnya setelah sekretaris desa menjalani masa jabatannya selama enam tahun. “Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dalam pasal 14 yang menyatakan bahwa Sekretaris Desa yang diangkat menjadi PNS berdasarkan Peraturan Pemerintah ini dapat dimutasikan setelah menjalani masa jabatan Sekretaris Desa sekurang-kurangnya 6 tahun.” Lanjutnya.

Asip melanjutkan bahwa pihaknya akan melakukan mutasi sekdes PNS untuk mengisi kekosongan formasi jabatan pada organisasi pemerintahan daerah (OPD) pada tahun 2018, melalui sistem Merit. “Untuk itu, dalam rangka mewujudkan manajemen karier PNS yang berbasis Sistem Merit, tahun 2018 ini Pemkab Pekalongan melalui program pembinaan dan pengembangan aparatur melakukan penilaian potensi dan kompetensi Sekdes PNS,” ujarnya.

Penilaian potensi dan kompetensi (assessment) ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi I sebanyak 96 peserta dan sesi II sebanyak 73 peserta.

Asip juga mengingatkan jajaran TNI dan Polri untuk tetap menjaga netralitas. “Kawan-kawan TNI dan Polri meskipun jelas tidak punya hak pilih tapi tetap dituntut untuk menjaga independensinya terutama lagi adalah kawan-kawan ASN. Monggo dipedomani Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang sudah jelas mengatur berkaitan dengan netralitas tersebut,” ujar Bupati saat memimpin upacara bendera 17-an bersama Kemuspidaan Kabupaten Pekalongan di halaman Mapolres Pekalogan, pagi harinya. (Eva Abdullah)

 

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

PKS gelar safari peringatan Hari Ibu

Bojong, Wartadesa. - Bidang Perempuan DPD Partai Keadikan Sejahtera ( PKS) menyelengarakan peringatan Hari Ibu di beberpa lokasi secara safari Read more

13 Pengurus DPRa PKS Petungkriyono dilantik

Petungkriyono, Wartadesa. -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Petungkriyono berhasil menyelesaikan kepengurusan tingkat ranting (DPRa). Hal ini Read more

Jadi anggota parpol, anggota PPK dan PPS ini terancam sanksi

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Indikasi pelanggaran pemilu pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah diungkapkan oleh Panwas Pemilihan Umum Read more

selengkapnya
Dana DesaLayanan PublikSosial Budaya

Tiga titik longsor di Lebakbarang, akses warga tertutup

longsor kutorembet 1

Lebakbarang, Wartadesa. – Hujan deras dan kondisi tanah labil di wilayah Lebakbarang Kabupaten Pekalongan membuat wilayah tersebut kembali mengalami longsor. Setidaknya tiga lokasi titik longsor di wilayah tersebut sejak Ahad hingga Senin (11-12/02).

Pewarta Wartadesa  melaporkan bahwa lokasi longsor pertama berada di Desa Sidomulyo menuju arah Dukuh Parakandawa. Longsor menutup badan jalan sehingga jalan tidak dapat dilalui olwh warga, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses warga tertutup.

Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto, mengungkapkan bahwa longsor di wilayahnya terjadi pada Ahad (11/02) sekitar pukul 19.00 WIB. “Longsor pada malam Senin mas … seluruh jalan tertutup material longsor, akibatnya akses warga tertutup. Mereka tidak bisa melalui jalan tersebut, baik dengan motor maupun mobil,” ujarnya, Senin (12/02).

Warga saat ini sedang melakukan pembersihan material longsor dengan bergotong-royong, “Dengan peralatan seadanya, manual, mas … seluruh warga bergotong-royong membersihkan material longsor, mereka bekerja keras meski diguyur hujan,” lanjut Suyanto.

Menurut Suyanto, diperkirakan material longsor akan selesai dibersihkan dalam waktu dua hari, jika kondisi tidak hujan deras.

Titik longsor kedua, longsor terjadi di dalan Desa Kutorembet Kecamatan Lebakbarang. Material longsor berupa batu setinggi dua meter menutup akses jalan desa yang menghubungkan Desa Kutorembet menuju kota Kecamatan Lebakbarang.

Depyo, warga Kutorembet mengungkapkan bahwa longsor terjadi pada Senin (12/02) dinihari, pukul 02.00 WIB. “Akses jalan desa menuju ke Ibukota Kecamatan Lebakbarang terputus mas … tertutup batu dan material longsor,” ujar Depyo.

Selain itu, longsor juga terjadi di jalan Desa Lebakbarang yang menghubungkan Desa Lebakbarang dengan Desa Kutorembet. Longsor di wilayah ini merupakan longsor terbesar sejak beberapa bulan lalu. Jalan tertutup material longsor setinggi tiga meter.

Saat ini, pelajar dan warga harus mengambil jalan memutar, mengelilingi lokasi longsor, sejauh dua kilometer untuk sampai di sekolah.

Kebun dan sawah warga, pun, tak luput dari bencana ini. Lonsor menutup kebun warga. “Saya hanya bisa pasrah dan berusaha menata kembali kebun dan sawah yang sudah rata tertutup material lonsor. Semoga ada bantuan dari pemerintah setempat untuk memperbaharui tanaman cengkih dan durian yang tumbang,” tutur Ayek (27) warga Dukuh Montong Desa Lebakbarang.

Warga berharap agar pihak Pemerintan Kabupaten Pekalongan dan pihak terkait segera membantu evakuasi material longsor tersebut. (Budi)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya