Kajen, Wartadesa. – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Santri, positif, setelah dilakukan tracking dan rapid tes. Namun rapid tes tersebut belum menjadi penentu keduanya terkena Covid-19 karena masih menunggu swab tes yang belum keluar.
“Hasil swab belum keluar. Untuk memastikan harus menunggu hasil tes swab tenggorokan apakah positif atau negatif,” ujar Kepala Dinkes Setiawan Dwiantoro Jum’at (24/4) kemarin.
Terkait hal tersebut, Setiawan menghimbau warga untuk selalu mengenakan masker dan jaga jarak, juga selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah bepergian.
Data zonasi Dinkes Kabupaten Pekalongan, enam kecamatan masuk zona merah persebaran Covid-19, meliputi, Kecamatan Bojong, Sragi, Kesesi, Kajen, Wonopringgo, dan Wiradesa.
Sementara data ODP per Jum’at, menjadi 335 orang. Rinciannya 226 dalam pantauan, 108 selesai pantauan, dan dua orang meninggal dunia.
Jumlah PDP pun naik menjadi 13 orang, dengan rincian enam sudah pulang dan sehat, serta tujuh pasien meninggal dunia. Sedangkan, kasus positif covid-19 ada lima orang, yakni seorang meninggal, seorang dirawat, dan tiga orang menjalani isolasi mandiri. (Eva Abdullah)









