close
Politik

Din Syamsuddin: Proses Pemilu Masih Panjang

din samsudin

WARTA DESA, PEKAJANGAN. – Sirajuddin Syamsuddin yang akrab disapa Din Syamsuddin, mantan   Ketua Umum  Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut bahwa proses pemilu 2024 masih panjang.

Menurutnya pemilu belum usai, karena saat ini (hasil pemilu) masih (tahapan) quick count oleh enam lembaga survey. Sementara ada 80 lembaga survey yang mendaftar di KPU. Dengan sampel 3000 TPS (tempat pemungutan suara) dari 800 ribu lebih jumlah TPS. “Jadi hasil itu belum final,” ujarnya dalam Pengajian Kebangsaan yang digelar di Masjid At-Taqwa Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jum’at (23/02/2024) malam.

Din menyebut, saat ini partai pengusung Capres-Cawapres 01 dan 03, Partai Nasdem, PKS, PKB, PDIP dan PPP telah sepakat untuk mengajukan Hak Angket ke DPR RI.

“Bukan hanya KPU, Bawaslu, menteri  yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu seperti Menteri Dalam Negeri dan presiden akan dipanggil (dalam Hak Angket tersebut),” ujar Din Syamsuddin.

Din Syamsuddin juga mengungkapkan, selain proses Hak Angket yang sedang bergulir, 100 tokoh menyatakan penolakan terhadap hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 karena dinilai curang secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif yang dibuktikan dengan antara lain server Sirekap  KPU dimungkinkan  berada di Singapura dan China, ini merupakan pelanggaran dan harus dilakukan audit IT.” Ujarnya.

Melansir laporan Kompas, Para tokoh juga menilai pelaksanaan Pilpres 2024 berlangsung menyimpang jika dilihat dari ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. “Serta (menyimpang dari) etika politik berdasarkan agama dan budaya bangsa, khususnya prinsip kejujuran dan keadilan,” terang Din.

Din menyebut, dugaan kecurangan ini terjadi sejak tahapan Pemilu, ditandai adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah melibatkan sekitar 54 juta pemilih, seperti yang diajukan oleh pihak tertentu ke KPU, yang tidak diselesaikan dengan baik. (Buono)

Terkait
Gerimis warnai bukaan Gembiro

Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Kebakaran di Binagriya hanguskan rumah

Pekalongan Barat, Wartadesa. -Rumah Rofi yang berada di Jalan Pesona Raya No. 510-511 komplek perumahan Bina Griya, Pekalongan Barat, hangus Read more

Desa bersih akan diberi tambahan ADD 10 persen

Kajen, Wartadesa. - Bagi desa-desa/kelurahan di Kabupaten Pekalongan dengan kondisi lingkungan yang bersih, Bupati akan memberikan penghargaan berupa penambahan 10 Read more

Kunci sukses UPK, bangun komunikasi dan saling percaya

Kedungwuni, Wartadesa. - Suksesnya program pinjaman bergulir tanpa agunan bagi warga miskin di Desa Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ternyata Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : din syamsuddinPekalonganpemilu 2024