close
BencanaSosial Budaya

Ditinggal lomba tujuhbelasan, rumah ludes terbakar

kebakaran watupayung1

Kesesi, Wartadesa. – Duka menyelimudi keluarga Darjan (44), warga Dukuh Ngasem, Desa Watupayung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah harus kehilangan tempat tinggal. Rumahnya ludes dilalap si jago merah saat ditinggal mengikuti lomba tujuh belasan. Kamis (17/08).

Kebakaran yang meluluh-lantakkan rumah korban, akibat dari konsleting listrik.

Kejadian bermula saat korban bersama seluruh keluarga pergi meninggalkan rumah untuk mengikuti perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI Ke-72 di lapangan Desa Watupayung, sekitar pukul 14.30 wib.

Saat Darjan sedang mengikuti perlomban yang digelar di lapangan desa yang berjarak 300 meter dari rumahnya, korban diberitahu oleh tetangganya, bahwa atap rumah korban kebakaran.

Mendapat laporan tersebut, korban langsung pulang, namun api yang melalap atap rumah, sudah membesar. Api makin besar karena kondisi musim kemarau dan angin yang bertiup cukup kencang, hingga menghabiskan seluruh rumah korban.

Warga yang bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya, tidak mampu memadamkan api. Korban hanya mampu menyelamatkan beberapa barang-barang berharga korban dengan dibantu oleh tetangganya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakarn tersebut, kerugian materi yang dialami korban sekira Rp. 100 juta. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kebakaran