close
Sosial Budaya

Kerangka manusia ditemukan di hutan pinus Desa Wisnu

kerangka
Petugas Polsek Watukumpul dan tim medis melakukan cek TKP penemuan kerangka manusia di hutan pinus Desa Wisnu, Selasa (25/02). Foto: Dokumentasi Polsek Watukumpul

Pemalang, Wartadesa. – Warga Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di hutan pinus petak 17 A RPH Wisnu, Selasa siang (25/02).

Warga setempat, Haris Abdullah (40) dan Agus Taryo (49) keduanya warga Desa Kuta Rt 04/09 Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang sedang mencari bonsai serut. Mereka mencium bau busuk disekitar lokasi.

Lantaran penasaran, keduanya mencari arah bau busuk tersebut. Setelah dekat dengan lokasi, mereka melihat diatas batu berukuran sekitar satu meter, mereka melihat tulang kerangka manusia dan batok kepala.

Mendapati hal tersebut, mereka melaporkan kejadian ke Polsek Watukumpul sekitar pukul 10.00 WIB.  Petugas piket melaporkan kepada Kapolsek, kemudian menuju tempat kejadian perkara.

Setibanya di Balai Desa Wisnu, kemudian bersama tim medis Puskesmas Watukumpul dan perangkat Desa Wisnu   menuju lokasi kejadian yang berada di hutan pinus petak 17 A Resort Pemangkuan Hutan Wisnu.

“Setelah  dilakukan pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa tidak ada tanda–tanda penganiayaan pada korban,” terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.

Kanitreskrim Polsek Watukumpul Polres Pemalang Aiptu Eko menuturkan, bahwa pihaknya menginterogasi beberapa orang warga, mendapatkan keterangan dari Kuswanto bin Tarno (56), warga Desa Majalangu Rt 5/5 Watukumpul Pemalang bahwa sekitar beberapa bulan yang lalu melihat ada orang kurang waras kejiwaanya berada disekitar hutan pinus sehingga dimungkinkan kerangka manusia dan batok kepala tersebut adalah yang dimaksudkan.

“Sebab dihutan tersebut juga sangat minim bahan makanan dan jauh dari sumber air, bisa jadi orang kurang waras tersebut tidak konsumsi makan maupun minum hingga akhirnya meninggal dunia.” ujar Muawan..

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak keluarga yang mengaku merasa kehilangan anggota keluarganya, “jika ada mohon segera melaporkan ke Polsek Watukumpul Polres Pemalang,” terang Muawan.

Kerangka manusia dan batok kepala tersebut akhirnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Wisnu. (Eva Abdullah)

Tags : hutan pinuskerangka manusiapemalang