PEMALANG, WARTA DESA. – Ratusan relawan bersama unsur pemerintah dan berbagai komunitas menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Pulosari. Sebanyak 700 bibit pohon ditanam di kawasan Embung Pasaren, Desa Penakir, sebagai upaya menjaga ketersediaan air tanah dan mencegah kekeringan di masa depan.
Kegiatan penghijauan ini merupakan inisiasi dari komunitas Limata yang mendapat dukungan penuh dari BPBD, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta para relawan lintas sektor. Aksi tanam pohon ini dilakukan secara bertahap, dimulai pada Minggu lalu dan dilanjutkan kembali pada Kamis (2/4/2026).
Camat Pulosari, Arif Senoaji, menyatakan bahwa setidaknya ada 300 orang yang turun tangan dalam aksi kolektif ini.
“Ini merupakan kegiatan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada komunitas yang sudah peduli menghijaukan kembali salah satu sumber mata air di Desa Penakir,” ujar Arif di sela kegiatan.
Fokus pada Kelestarian Mata Air
Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 3 hektare di area sekitar embung. Jenis bibit yang dipilih memiliki karakteristik kuat dalam mengikat air, di antaranya:
-
Pohon Beringin
-
Karet Kebo
Pemilihan lokasi di Embung Pasaren bukan tanpa alasan. Area ini merupakan salah satu titik vital sumber mata air bagi masyarakat setempat. Dengan adanya penanaman ini, diharapkan cadangan air tetap stabil meskipun memasuki musim kemarau panjang.
Melanjutkan Keberhasilan Empat Tahun Lalu
Arif Senoaji optimis bibit-bibit baru ini akan tumbuh subur, berkaca pada kesuksesan program serupa sebelumnya. Empat tahun silam, pihaknya juga menanam pohon aren di lokasi yang sama dan terbukti berkembang dengan baik hingga saat ini.
“Alam sudah banyak memberi kepada kita, sekarang saatnya kita menjaga alam. Semoga setelah penanaman ini, sumber mata air tidak akan kering meskipun di musim kemarau,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan kepedulian komunitas, Kecamatan Pulosari berharap langkah mitigasi berbasis lingkungan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keseimbangan ekosistem dan kebutuhan air bersih masyarakat. (Redaksi)










