close
Politik

Langgar protokol kesehatan, tiga paslon Pemilukada Pemalang dapat peringatan keras

bawaslu

Pemalang, WartaDesa. – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pemalang memberikan teguran keras terhadap tiga pasangan calon (paslon) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang lantaran melanggar protokol kesehatan saat  mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, sebab mereka tidak menaati aturan protokol kesehatan.

“Dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Pemalang, bahwa diketahui telah terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran tersebut terjadi saat pelaksanaan deklarasi dimana semua orang yang hadir tidak menjaga jarak,” ujar Komisioner Bawaslu Pemalang, Sudadi, Jum’at (11/09).

Menurut Sudadi, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada tujuh parpol berisi himbauan  agar saat pendaftaran tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu juga harus memperhatikan pembatasan jumlah orang di dalam ruangan maupun saat di luar ruangan.

Pihaknya menghimbau agar paslon tidak melibatkan pihak pihak yang dilarang, antara lain Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan aparat desa, dan dilarang menggunakan fasilitas negara.

“Pada hari pertama hingga hari terakhir pendaftaran terjadi pelanggaran protok kesehatan khususnya saat deklarasi dari tiga paslon. Terkait dengan tahapan pendaftaran pada hari pertama tidak terjadi pelanggaran protokol kesehatan, sebab paslonnya tidak membawa iring iringan atau tidak berkonvoi sesuai himbauan dari penyelenggara Pilkada. Namun pada hari kedua dan hari ketiga paslon yang mendaftar ke KPU Pemalang ada iring-iringan sehingga protokol kesehatan tidak bisa diterapkan.” Lanjut Sudadi.

Menanggapi teguran keras tersebut, Sudarsono perwakilan dari Paslon Agus-Eko, mengatakan, pihaknya sudah  mentaati aturan. Ia menghimbau pada para pendukung untuk tidak ikut arak-arakan, dan dipatuhi oleh para pendukung.

Pendi dari perwakilan tim Mukti Agung–Mansur mengatakan, dari pihak partai sudah  mensosialisasikan pada para kader, namun kebiasaaan baru memang perlu waktu untuk bisa diterapkan secara maksimal.

Mamat perwakilan dari Iskandar-Agus Wardana mengatakan, mengindari berkerumunan memang agak susah, sebab mereka semangat. Pihaknya berharap agar Bawaslu menemui pantia untuk mengingatkan agar tidak ada konvoi. Informasi tersebut akan disampaikan pada timnya agar tetap mentaati aturan protokol kesehatan. (Eva Abdullah)

Terkait
Forum PAC PPP Kab Pekalongan akan kawal aspirasi dukungan dari bawah

Kab Pekalongan, Wartadesa. - Bertempat disalah satu rumah makan di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Forum PAC (Pimpinan Anak Read more

Balqis-Machrus resmi maju dalam Pilkada Kota Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Diusung oleh enam partai, yakni Golkar, PKB, PKS, PAN, Gerindra dan Nasdem, pasangan Balgis Diab dan Read more

Anggota DPRD Padang Pariaman maju dalam Pilkada 2020

Siapkan Program-Program unggulan Ekonomi Kreatif Berbasis Kerakyatan Padang Pariaman, Wartadesa. - Pilkada seretak tahun 2020 Provinsi Sumatera Barat semakin dekat, Read more

Unik: Daftar pertama, dapat nomor urut satu, jadi orang nomor satu

Hasil Pemilukada Batang Batang, Wartadesa. - Ada yang unik dari Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Batang Tahun 2017. Pasangan calon (paslon) Read more

Tags : pemalangPemilukadaprotokol kesehatan