close
DaerahSosial Budaya

LKI Sumut Pertanyakan Bahan Kue Bika Ambon

H_Abu Bakar Siddik

Medan, Wartadesa.  – Kue Bika Ambon yang menjadi oleh-oleh khas Medan semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama Sumut.

Namun bahan pelengkap pembuatan kue ini diperlukan penelitian dan pengamatan yang cermat Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya masyarakat yang beragama Islam. Karena salah satu bahan kue bika Ambon harus memakai nira yang jika tidak dipakai dalam hitungan hari bisa berubah menjadi tuak.

“Tuak itu bagi umat Islam tidak diperbolehkan dikonsumsi, apalagi diminum,” kata Ketua Lembaga Konsumen Indonesia (LKI) Sumut, H.Abu Bakar Siddik,  baru-baru ini.

Masalah nira ini pernah jadi pro dan kontra. Begitu juga dengan label halal yang diberikan pengusaha kue bika Ambon. Seharusnya MUI Kota Medan melakukan pengujian lebih dulu terhadap bika Ambon, setelah itu baru diberi Label Halal.

Saat disinggung kenapa pihak LKI Sumut tidak melakukan penelitian tentang dipakainya nira untuk pembuatan Bika Ambon, Abu Bakar Siddik menyebutkan, tidak pernah. Karena hingga kini tidak ada pengaduan konsumen ke LKI Sumut.

“Tidak mungkin kita bergerak, jika tidak ada pengaduan. LKI Sumut bukan mencari masalah,” katanya.

Menurutnya, nira hanya bisa dipakai dalam satu hari. Jika lebih akan terjadi pregmentasi dan menjadi tuak.(lubis/suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P. Simamora

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bika ambontuak