PEKALONGAN, WARTA DESA, 15 Januari 2026–Akses jalan raya utama Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, lumpuh total akibat tanah longsor yang terjadi pada Rabu (14/1/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa ini dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Lebakbarang selama beberapa jam berturut-turut.
Dari informasi lapangan, terdapat dua titik longsor yang paling parah yang menutupi badan jalan secara keseluruhan, sehingga tidak dapat dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Di beberapa titik lainnya, longsoran berupa batu besar dan material tanah juga menutup sebagian permukaan jalan.
Akibat kejadian tersebut, pada Kamis (15/1/2026), Kecamatan Lebakbarang sempat terisolir dari wilayah sekitarnya. Aktivitas masyarakat juga terganggu karena jalur utama penghubung antarwilayah tidak dapat dilewati.
Menanggapi kondisi darurat ini, berbagai elemen masyarakat bekerja sama dengan jajaran Polsek Lebakbarang, Koramil 17 Lebakbarang, pihak Perhutani, serta puluhan personel Polres Pekalongan untuk melakukan kerja bakti gotong royong membersihkan material longsor. Proses evakuasi juga didukung oleh alat berat dari dinas terkait guna mempercepat pembukaan akses jalan. Kapolsek Lebakbarang bersama unsur TNI dan instansi terkait langsung memimpin proses pembersihan sekaligus memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi.
Sementara itu, BKPH Karanganyar RPH Pekalongan Timur melalui Asper Catur menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan longsor di wilayah hutan dan pegunungan Lebakbarang.
“Curah hujan yang tinggi membuat struktur tanah menjadi tidak stabil. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah,” ujarnya. (Rohadi)










