KAJEN, Warta Desa. – Bumi Perkemahan Linggoasri menjadi saksi bisu lahirnya generasi baru relawan kemanusiaan. Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) secara resmi menutup Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-13 sekaligus melantik anggota baru di lokasi tersebut.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk mengasah disiplin, mental, dan kepedulian sosial di tengah alam terbuka.
Gemblengan Fisik dan Materi Kemanusiaan
Sebelum resmi dilantik, para calon anggota harus melewati serangkaian tahapan Diklatsar yang cukup menantang. Di bawah sejuknya udara Linggoasri, para peserta dibekali dengan berbagai keterampilan vital, mulai dari:
-
Materi Kepalangmerahan: Memahami sejarah dan prinsip dasar PMI.
-
Pertolongan Pertama (PP): Teknik menangani korban kecelakaan atau kondisi darurat medis.
-
Kesiapsiagaan Bencana: Simulasi penanganan bencana alam secara cepat dan tepat.
-
Kesehatan Lapangan: Menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kondisi darurat.
Pembina KSR PMI Unit UMPP, Tri Sakti Wirotomo, menjelaskan bahwa pelatihan di alam terbuka sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman nyata bagi para mahasiswa.
“Diklatsar ini bertujuan membekali anggota dengan dasar kepalangmerahan agar mereka menjadi relawan yang disiplin, tangguh, berintegritas, serta mampu bekerja sama dalam situasi darurat,” ujar Tri Sakti.
Siap Mengabdi untuk Masyarakat
Setelah dinyatakan lulus dan dilantik, para relawan muda ini diharapkan tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi garda terdepan saat terjadi bencana atau kegawatdaruratan di tengah masyarakat. Mereka berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai netralitas dan kesukarelaan tanpa membedakan latar belakang apa pun.
“Anggota baru diharapkan memiliki keterampilan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat, baik dalam kondisi sehari-hari maupun saat terjadi bencana,” tambahnya.
Komitmen Kampus untuk Kemanusiaan
Kegiatan ini menegaskan komitmen UMPP dalam membentuk karakter mahasiswa yang seimbang antara kecerdasan akademik dan kepekaan sosial. Dengan dilantiknya anggota baru ini, KSR PMI UMPP siap berkontribusi lebih aktif dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan hingga pemulihan pasca-bencana.
Bagi warga desa sekitar dan masyarakat luas, kehadiran relawan terlatih seperti mereka tentu menjadi angin segar dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Davina Zafa)










