Pekalongan Kota, Wartadesa. – Mahasiswa dan kaum terdidik menjadi sasaran penyusupan ideologi radikal seperti pendirian negara Islam dan PKI. Demikian disampaikan oleh Kapolresta Pekalongan, AKBP Enriko Sugiharto Silalahi dalam Kuliah Umum di Unikal dengan Tema “Mahasiswa sebagai Benteng Pancasila untuk melawan Radikalisme”. Selasa (9/5).
“Saat ini insan cendekia menjadi sasaran para pelaku teror, untuk dipengaruhi Idiologinya dengan harapan para mahasiswa maupun gerakan mahasiswa lainnya untuk bergabung dengan paham yang mereka inginkan (radikalisme).” Tutur Kaporesta Pekalongan.
AKBP Enriko menambahkan bahwa mahasiswa merupakan benteng ketahanan Pancasila dalam melawan radikalisme yang saat ini tengah mengemuka, bahkan perkembangan melalui media sosial juga marak terjadi.Selain rentan terhadap inflitrasi (penyusupan) paham radikal, mahasiswa juga harus mampu membentengi diri dengan budaya asli Indonesia.










