close
KesehatanLayanan Publik

ODP Korona Pekalongan turun jadi 26, warga dihimbau kurangi aktivitas di luar

nihil korona

Kajen, Wartadesa. – Pihak berwenang Kabupaten Pekalonan mengumumkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) kasus Korona (Covid-19) turun dari 36 menjadi 26 orang. Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Jum’at (20/03). Selain itu, Polres Pekalongan menghimbau warga Kota Santri untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti datang ke tempat-tempat keramaian dan lain sebagainya.

“Kita telah melakukan penanganan guna antisipasi penyebaran covid-19. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada dua orang, saat ini berada di RSUD Kraton yang berasal dari orang Pemalang. Sementara kategori ODP sekarang jumlahnya 26,” ujar Asip.

Asip menambahkan bahwa untuk dinas di Kabupaten Pekalongan meniadakan apel, dan menyesuaian jam kerja ASN. “Jam kerja ASN juga disesuaikan. Untuk yang sakit bisa istirahat di rumah. Tapi untuk pelayanan publik tetap berjalan dengan mengindahkan kaidah-kaidah penanganan covid-19. Saya minta kegiatan kerumunan sebisa mungkin diminimalisir,” lanjut Asip.

Untuk mencegah penyebaan virus Korona, masih menurut Asip, pihaknya menunda pengajian Jum’at bagi ASN.

Sementara itu, AKBP Aris Tri Yukarko, Kapolres Pekalongan menghimbau seluruh warga Kota Santri untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.  “Kalau memang kegiatan di luar tidak begitu penting, sebaiknya tidak usah keluar rumah,” ujarnya melalui Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi.

Himbauan tersebut, menurut Mashudi karena penyebaran virus Korona lebih berpotensi di luar rumah. Lebih lanjut Wakapolres Pekalongan mengingatkan agar masyarakat tidak panik dalam menyikapi wabah virus corona. Menurutnya virus tersebut bisa dicegah penularannya dengan pola hidup yang baik. Selain itu, kalau merasa sakit demam tinggi serta batuk-batuk, harus segera pergi ke rumah sakit untuk diperiksa dan mendapatkankan perawatan lebih dari tim dokter.

Dan sebagai langkah preventif agar tidak terkena dampak virus Korona. Dikatakan Wakapolres Pekalongan, kuncinya adalah menjalani pola hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh dengan baik, istirahat yang cukup serta menjaga pola makan serta asupan gizi seimbang dengan perbanyak makan sayuran dan buah-buahan untuk menjaga daya tahan tubuh. Dan yang tak kalah pentingnya lagi untuk selalu mencuci tangan serta menjaga kebersihan diri, tegas Kompol Mashudi. (Eva Abdullah)

Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : koronakurangi keluar rumah