close
kaji donal

Karanganyar, Wartadesa. – Paguyuban Artis dan Insan Seni (Paradise) Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari musisi, artis, MC dan pekerja kesenian dangdut kabupaten Pekalongan mendadak tilik (menjenguk orang sakit) Ilham Fahri, bocah penderita sindrom nefrotik asal Desa Kaliombao Rt. 03/01 Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, yang saat ini dirawat di RSUD Kajen. Ahad (25/02).

Bocah pasangan Mustakim dan Turipah tersebut divonis menderita sindrom nefrotik. Sindrom ini merupakan  gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine.

Ilham membutuhkan biaya pengobatan paling sedikit Rp. 20 juta. Sementara kondisi keluarga pasien masuk dalam kategori keluarga tidak mampu. Hal tersebut yang membuat Komunitas Pecinta Dangdut Pekalongan tergerak untuk langsung membantu.

“Dan keluarga membutuhkan uluran  bantuan dana untuk perawatan adik Ilham Fahri, kira-kira Rp. 20 juta, mungkin bisa lebih, ucap dari orang tua pasien, dan mereka tergolong orang yang kurang mampu,” tutur Sukarso, anggota Paradise, Ahad (25/02).

Purwanto, pria yang dalam komunitas ini dipanggail Pak Kaji Donald  mengungkapkan bahwa kedatangan mereka merupakan tindakan spontan, “Ini merupakan tindakan spontan dari kawan-kawan penggiat dan pecinta seni dangdut di Pekalongan, setelah mendengar berita ada anak yang menderita penyakit liver stadium empat di RSUD Karanganyar, dan termasuk keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Untuk menggalang dana komunitas ini akan melakukan ‘ngamen‘ keliling untuk membantu biaya pengobatan Ilham Fahri. Komunitas pecinta dangdut ini beberapa kali melakukan acara serupa untuk membantu korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Direktur RSUD Kajen, Dwi Arie Gunawan mengungkapkan dalam laman media sosial bahwa pihak manajemen RSUD Kajen dengan rumah zakat RSUD berinisiatif  menyelesaikan masalah tersebut, berikut postingannya.

Assalamualaikum wr wb
Sudah menjadi viral di medsos kondisi pasien anak dengan syndroma nefrotik di RSUD Kajen yg membutuhkan dana sangat besar utk pengobatannya.
Alhamdulillah terima kasih atas atensi semua pihak yg telah merespon kasus ini dengan cepat.
Insha allah dari awal MANAJEMEN RSUD Kajen dengan RUMAH ZAKAT RSUD sudah berinisiatif menyelesaikan masalah ini, 5 hari yang lalu sudah kami survey ke kediaman ybs. Masalah pembiayaan kasus ini muncul disebabkan oleh hal administrasi yg tdk dapat diselesaikan lewat kartu kajen sehat maupun bpjs pada saat ybs membutuhkan penangan segera.
Insha allah Pasien akan di BACK UP SECARA PENUH OLEH RUMAH ZAKAT RSUD KAJEN sampai BPJS ybs aktif yaitu tgl 5 Maret 2018 utk selanjutnya akan kami referal ke RSDK Semarang utk penanganan yg lebih intensif
Demikian klarifikasi yg dapat kami sampaikan
Semoga tdk mengurangi amal jariah kami civitas blud rsud Kajen.
Wassalamualaikum wr wb

(Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Dangdutpenderita liver stadium 4 butuh bantuansindrom netrofik