Pekalongan, Wartadesa. – Jumlah pekerja asing yang bekerja pada mega proyek PLTU Batang hingga saat ini mencapai 300 orang. Demikian disampaikan Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Pekalongan Cucut Suranto di Pekalongan, Ahad (26/2).
Cucut menyampaikan kepada Antara Jateng bahwa adanya proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kabupaten Batang, menambah jumlah okupansi hotel sekaligus meramaikan tingkat kunjungan wisatawan di Kota Pekalongan.
“Saat ini sekitar 300-an pekerja asing bekerja di PLTU Batang. Kedatangan mereka tentunya akan menambah jumlah okupansi hotel dan tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata karena mereka menginap di sejumlah hotel di Kota Pekalongan,” kata Cucut.
Sebelumnya, Antara juga melaporkan bahwa Kepala Satuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata di Batang, Ahad (15/1) mengatakan bahwa saat ini pekerja asing yang masuk ke Batang sudah tercatat sekitar 36 pekerja asing yang sebagian besar mereka terlibat dalam pengerjaan proyek PLTU Batang.
“Nantinya, proyek PLTU Batang diperkirakan akan menyedot sekitar 400 pekerja asing. Oleh karena, kami segera mengefektifkan tim pengawasan orang asing agar kehadiran pekerja asing tidak menimbulkan persoalan krusial,” katanya.
Agung mengatakan, rencananya pada tahun ini PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengembang proyek PLTU Batang akan mendatangkan sekitar 400 pekerja asing untuk pembangunan proyek ketenagalistrikan terbesar se -Asia Tenggara ini.
Kedatangan para pekerja asing itu, kata Agung, terutama melalui PT Sumi Tomo yaitu salah satu perusahaan asing sub kontrak PT Bhimasena Power Indonesia. (Antara Jateng)









