close
cumi

Pemalang, Wartadesa. – Tim II KKN Undip Semarang menggelar acara Cumi (cuci tangan usia dini) dan mewarnai indah bagi anak-anak PAUD usia 4-6 tahun di Kelurahan Paduraksa, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu.

Mencuci tangan menggunakan sabun dengan teknik enam langkah merupakan salah satu kiat penting hidup sehat. Bertempat di Balai Kelurahan Paduraksa, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro, Devina Afraditya Paveta Program Studi Kedokteran Universitas Diponegoro mengenalkan dan mengajak anak – anak usia dini di Kelurahan Paduraksa untuk melakukan cuci tangan menggunakan sabun yang baik dan benar.

Dengan teknik enam langkah melalui program “CUMI” pada hari Sabtu pukul 08.00 WIB. Acara dimulai dengan penyampaian materi melalui media gambar, video edukasi, dan senam cuci tangan enam langkah.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan mewarnai gambar langkah – langkah cuci tangan bersama dalam kelompok kecil dan bermain mengurutkan gambar tersebut dengan baik dan benar.

Tidak hanya penyampaian materi dan mewarnai bersama, namun juga melakukan praktik langsung mencuci tangan menggunakan sabun dengan teknik enam langkah bersama – sama sebelum dan sesudah makan siang.

Selain itu, juga terdapat penampilan drama oleh teman – teman KKN TIM II Universitas Diponegoro untuk memberikan visualisasi yang lebih nyata mengenai pentingnya cuci tangan pakai sabun dalam kehidupan sehari – hari. Anak – anak pun sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. (Jazimatul Husna)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : #ayocucitangancumikkn undip