Bojong, Wartadesa. – Pelaku penusukan anak kandung yang dilakukan oleh S (sebelumnya Wartadesa menulis W) di Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, dilaporkan ke pihak berwajib oleh kepala desa setempat, Budi Lenggono.
Budi Lenggono melaporkan pelaku yang merupakan ibu kandung korban yang tinggal di Kontrakan Desa Bojongminggir Rt. 07/04 belakang Pasar Bojong.
Baca: Depresi, Ibu Ini Tusuk Anak Kandung
Budi Lenggono menuturkan koronologi kejadian penusukan balita berinisial SI (3,5), bermula sekitar pulul 15.15 WIB, saksi, Nisrokha (47), warga Bojongminggir Rt. 05/03, melihat pelaku keluar rumah sambil menggendong korban, sambil berteriak minta tolong.
Nisrokha melihat darah mengucur di perut balita SI yang digendong oleh pelaku yang merupakan ibu kandung korban. Melihat hal tersebut, Nisrokha memanggil tetangganya, Muhammad Hasan (49) untuk menolong SI dan pelaku untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
Muhammad Hasan akhirnya meminta tolong, Rohadi (60), masih tetangga saksi untuk membawa korban dan pelaku ke Rumah Sakit Islam (RSI) Pekajangan.
“Saat mengantarkan korban ke RSI, ketiga saksi melihat di bagian perut sebelah kiri mengeluarkan darah dan usus korban keluar tiga cm,” tutur Budi Lenggono.
Barang bukti berupa satu buah pisau dengan gagang kayu sepancang 20 cm, saat ini diamankan di Mapolsek Bojong.
Seperti diberitakan sebelumnya, S menusuk anak kandungnya lantaran depresi ditinggal oleh suaminya dan kontrakan rumah yang habis masa sewanya. S khawatir akan diusir oleh pemilik kontrakan lantaran tidak bisa membayar sewa rumah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, pihak RSI Pekajangan langsung mengambil langkah operasi, untuk menyelamatkan korban. (Eva Abdullah)










