close
Sosial Budaya

Pergi tanpa ijin pengasuh Pondok, anak ini ditemukan warga kedinginan

zidan

Karangdadap, Wartadesa. – Penemuan Zidan Rahmatullah bin Mutohar (9) warga Dukuh Sideleglor Rt. 01/03 Desa Selokarto Kecapatan Pecalungan Kabupaten Batang, di daerah Karangdadap, sempat membuat heboh media sosial. Pasalnya setelah informasinya dibagikan dibeberapa grub media sosial Batang dan dibagikan secara pribadi, tidak segera ditemukan orang tuanya.

Akun Bagus Sadewo, salah seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Lebakbarang, kali pertama mengunggah penemuan Zidan yang belakangan diketahui sebagai santri di Pondok Pesantren Mamba’ul Huda desa Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, dalam laman pribadinya dengan tulisan,

Ijin menyampaikan

Telah diketemukan seorang anak laki2 berusia sekira 9 th, mengaku bernama Zidan alamat sideleg lor kec. Subah kab. BatangAnak tsb saat diketemukan sedang berjalan dgn kondisi menggigil kedinginan mengenakan kaos hitam bergambar bus dan bertuliskan om telolet om serta mengenakan celana panjang warna abu2 di Jalan raya Dk. Gumelar Rt. 01 Rw. 04 Ds. Karangdadap Kec. Karangdadap. Kab. Pekalongan
Anak tsb saat ini berada di rmh warga Bpk. Kasdai, 53 th, Buruh, Dk. Gumelar Rt. 01 Rw. 04 Ds. Karangdadap Kec. Karangdadap.

Postingan yang diunggah pada Sabtu (25/2) Pukul 19.48 WIB,  juga dibagikan di beberapa grub media sosial Batang, Pekalongan dan pribadi.

Kanit Intelkam Polsek Karangdadap, Bripka Luluk Kristanto menjelaskan bahwa penemuan Zidan berawal saat Umi Hani, warga Dukuh Gumelar Desa/Kecamatan Karangdadap melihat anak ini berjalan sendirian dengan kondisi menggigil kedinginan.

” Anak malang ini diduga hendak pulang ke rumah tanpa seijin dari tempat pondoknya namun tidak ingat jalannya, ditemukan sekitar pukul 16.00 Wib, oleh Ibu Umi Hani karena bocah tersebut berjalan sendirian dengan kondisi menggigil kedinginan cuaca hujan, karena merasa iba dan kasihan lalu dibawa masuk kerumahnya, terus melapor ke Polsek Karangdadap”, jelas Kanit Intelkam Polsek Karangdadap Bripka Luluk Kristanto.

Bripka Luluk menambahkan, berdasarkan pengakuan Zidan Rahmatullah tentang tempat tinggalnya, pihak Polsek Karangdadap menghubungi orang tua bocah tersebut. “Saat ini orang tuanya sudah dihubungi dan akan menjemput di Polsek Karangdadap.” Ujarnya Ahad (26/2).
Bripka Luluk menyampaikan bahwa Zidan ditemukan warga akibat pergi meninggalkan pondok tanpa ijin. “Menurut keterangan orang tuanya, anaknya tersebut sedang mondok di Pondok Pesantren Mamba’ul Huda desa pajomblangan Kedungwuni baru berjalan 40 hari. Sebelumnya di Pondok Pesantren lain daerah Kedungwuni juga selama tiga tahun. Kemungkinan karena pindah Pondok Pesantren yang baru dan belum kenal dengan lingkungan serta ingin bertemu dengan orang tuanya sehingga anaknya meninggalkan pondok tanpa sepengetahuan pondok.” Ujarnya. (tribratanewskajen, WD)
Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : penemuan anak