PEKALONGAN, WARTADESA. — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menggelar aksi pembagian bibit pohon secara gratis pada Senin (31/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong penghijauan di wilayah Pekalongan.
Tak berjalan sendiri, Perhutani KPH Pekalongan Timur menggandeng berbagai unsur strategis, mulai dari Polres Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan.
Dorong Kesadaran dan Mitigasi Bencana
Dalam aksi sosial ini, masyarakat menerima berbagai jenis bibit tanaman produktif dan kayu secara cuma-cuma, seperti durian, sengon, dan nangka.
Administratur (Adm) Perhutani KPH Pekalongan Timur, Haris Setiawan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen nyata Perhutani dalam mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga ekosistem.
“Kami berharap bibit yang dibagikan dapat benar-benar dimanfaatkan dan ditanam, sehingga ke depan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. Menanam pohon hari ini merupakan investasi untuk masa depan,” ujar Haris.
Ia menambahkan bahwa upaya merawat bumi tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja. Keterlibatan TNI, Polri, dan BPBD dinilai sangat krusial untuk mengantisipasi potensi bencana alam akibat kerusakan lingkungan.
“Sinergi lintas sektor sangat penting. Dengan bersama-sama melakukan penghijauan, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga ikut mendukung upaya mengurangi risiko bencana seperti erosi dan longsor,” imbuhnya.
“Tanam Hari Ini, Hijaukan Masa Depan”
Berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini mengusung semangat “Tanam Hari Ini, Hijaukan Masa Depan.” Melalui aksi nyata ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap budaya menanam dapat terus berakar kuat di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sebagai penutup, Haris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar menanam, tetapi juga merawatnya hingga tumbuh subur.
“Mari kita tanam dan rawat bersama. Karena lingkungan yang hijau dan lestari merupakan warisan berharga untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya. (Andi Purwandi)










