Pemalang, Wartadesa. – Meski rejeki sudah ada yang mengatur, namun kalau tidak sabar, kadang menjadikan cekcok antar pedagang saat berjualan. Apalagi kalau jualannya sama. Ya, seperti terjadi di Pemalang. Tiga pemilik warung, masing-masing Sudinah (45 ), Wikoyah (50), dan Kifayatun (43) yang berjualan di tepi Jalur Pantura Kelurahan Beji, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang.
Gara-gara rebutan pelangan warung, ketiga pemilik warung ini terlibat cek-cok. Perselisian terjadi pada hari Kamis tanggal 15 Maret 2018 sekira jam 14.00 WIB dan jam 21.00 WIB yang disebabkan karena berebut pelanggan yang akan mampir makan diwarung makan milik mereka.
Karena masing-masing tidak bisa menahan diri akhirnaya terjadi percecokan dan penghinaan hingga berujung penganiayaan yang diduga dilakukan oleh masing-masing pemilik warung.
Untuk meredam cekcok berujung dendam, petugas kepolisian setempat melakukan mediasi ketiga pemilik warung tersebut, Selasa (20/03).
“Setelah Kami lakukan mediasi ke tiga belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan atau damai tidak akan dilanjutkan ke sidang Pengadilan dikarenakan masing-masing menyadari punya kegiatan sehari-hari berjualan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. ” Ujar Aiptu Jatmiko.
Ketiganya sepakat untuk memberikan keleluasaan pembeli untuk memilih warung yang diinginkan, ”Dalam kesepakatan bersama tersebut ketiga belah pihak sepakat untuk saling memaafkan, akan hidup rukun, tidak curiga mencurigai, tidak pernah lagi mengucapkan kata-kata kotor, bilamana ada pengendara atau pengemudi baik roda dua maupun roda empat yang akan mampir untuk makan atau minum bebas terserah dari pengendara ataupun pengemudi itu sendiri.” Lanjut Aiptu Jatmiko. (Eva Abdullah)










