Sragi, Wartadesa. – Petani di Desa Purwodadi Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan mengeluhkan sawah mereka yang tidak bisa ditanami padi akibat tidak mengalirnya air pada irigasi yang mengairi sawah mereka akibat imbas proyek tol ruas Pemalang-Batang.
Akibat tidak adanya air yang mengairi sawah para peteni tersebut, sawah mereka gagal panen. Keluhan mereka diluapkan dengan cara mendatangi lokasi proyek tol di desa setempat. Warga mendatangi posko PT SMJ di lokasi proyek. Senin (19/03).
Adanya aksi tersebut, petugas kepolisian setempat kemudian memimpin jalannya mediasi antara warga dengan PT SMJ. Kapolsek Sragi, AKP Sumantri hadir dalam mediasi antara warga Desa Purwodadi, perwakilan Batang Pemalang Tol Road (PBTR), perangkat desa setempat.
Menurut petani, akibat pembangunan jalan tol, sawah mereka tidak dapat teraliri air sehingga mengakibatkan petani gagal panen.
Mereka menuntut pelaksana proyek tol membangun gorong-gorong untuk pengairan sawah petani, sehingga sawah petani kembali dapat terairi dengan baik.
Menjawab keluhan para petani tersebut, PT SMJ menyangupi untuk menggunakan alkon atau alat penyedot air untuk mengairi sawah petani. (Eva Abdullah)










