Pekalongan Kota, Wartadesa. – Pertandingan kali kedua Grup 3 Liga 2 antara Persip Pekalongan kontra Persibat Batang yang direncanakan akan berlangsung di Stadion Hoegeng, Sabtu (29/7) mendatang, kedua suporter kesebelasan sepakat untuk menjaga iklim damai. Meski pada laga sebelumnya di Stadion Sarengat Batang, sempat terjadi bentrok antar suporter.
Persibat vs Persip, Sandra Kalongmanis terluka ‘lempar jumroh’ saat ricuh usai pertandingan
Di laga pertama yang digelar di Stadion Mh Sarengat Batang, masing-masing perwakilan suporter pendukung Tim Laskar Kalong maupun Laskar Alas Roban sempat terjadi bentrok dan keributan. Namun pada leg kedua nanti, masing-masing suporter baik tim tamu maupun tuan rumah sepakat untuk menjaga kondusivitas suasana, mulai sebelum hingga akhir pertandingan.
Hal tersebut terungkap saat digelar rapat koordinasi pengamanan pertandingan kedua kesebelasan di aula Polres Pekalongan Kota, Kamis (20/7) siang.
Dalam pertemuan tersebut, Kompol Suharsono menanyakan beberapa hal kepada semua perwakilan suporter mengenai duel dua kesebelasan itu.
Di antaranya harus bisa mengondisikan anggota yang terdaftar dalam perkumpulan suporter, supaya bisa menjaga suasana aman dan nyaman. Kemudian dari pihak kepolisian juga akan berupaya melakukan tugasnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah satunya dengan meminta bantuan dari sejumlah petugas keamanan yang berada dekat dengan Kota Pekalongan seperti Brimob, Polres Batang, Kajen, dan Pemalang. Selanjutnya juga melakukan pengawalan terhadap suporter tamu mulai dari Batang ke Kota Batik hingga balik lagi ke daerahnya.
”Namun demikian, para suporter juga harus membantu tugas keamanan dengan mengendalikan anggotanya masing- masing,” imbuhnya. Sedangkan Mustakim selaku ketua panpel menegaskan, pihaknya sebagai penyelenggara ingin laga Persip vs Persibat aman.
Salah satu yang dilakukannya dengan menempatkan suporter tamu ke tribun yang berdekatan dengan pintu keluar yakni di sebelah barat. Meski sudah ada kesepakatan, namun tetap akan digelar lagi pertemuan serupa pada Selasa (25/7) mendatang.
Masing-masing suporter diminta untuk berkoordinasi lagi dengan pengurus lainnya, guna membahas laga tersebut. Dengan demikian, saat pertemuan terakhir benar-benar bisa menjaga kondusivitas pertandingan. (WD, SM)









