Petungkriyono, Wartadesa. – Beragam produk unggulan desa di Kecamatan Petungkriyono dipamerkan dalam Festival Produk Unggulan Desa di Curug Bajing, Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (29/7).
Produk unggulan berupa makanan khas, hasil pertanian dan Badan Usama Milik Desa (BUMdes) semua lengkap disajika. Seperti yang dipajang di stand Desa Tlogopakis. Beras hitam (black rice) yang merupakan produk unggulan BUMdes Karya Sejahtera. Pun turut dipajang.
Tidak hanya itu, singkong (pohung/bodin/ubi kayu) Gandarwo (raksasa) dengan bobot satu kwintal per pohonnya pun turut meramaikan stand Desa Tlogopakis.
Budi Raharjo, pengelola BUMdes Karya Sejahtera mengungkapkan bahwa beras hitam dan singkong raksasa merupakan branding desa Tlogopakis. “Beras hitam merupakan beras yang sangat langka, dan hanya di Desa Tlogopakis, beras ini di budidayakan oleh warga setempat. Singkong Gandarwo-pun, hingga saat ini hanya dibudidayakan di desa kami,” tuturnya kepada Wartadesa.
Sementara itu, Bambang Irianto, Kepala Dinas Kepemudaan Olahragaan dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan mengaku mengapresiasi kegiatan Festival Produk Unggulan Desa tersebut.
Acara yang diselenggarakan oleh Tim KKN Universitas Gadjah Mada bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lumbung Lestari ini juga dimeriahkan dengan kesenian tradisional dan pemutaran film dokumenter.
Ledi, Ketua Panitia mengungkapkan bahwa festival tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan dan membranding potensi desa. (Bono)










