KANDANGSERANG, WARTADESA – Sebuah lubang menganga di ruas jalan depan Kantor DPU Taru Kecamatan Kandangserang dikeluhkan oleh warga setempat. Pasalnya, hingga kini lubang tersebut dibiarkan terbuka begitu saja tanpa adanya rambu peringatan maupun pengaman. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
Lubang yang cukup dalam di badan jalan ini diketahui sudah ada sejak lama, namun belum menyentuh perhatian pihak terkait untuk diperbaiki. Akibatnya, para pengendara—khususnya kendaraan roda empat—kerap terpaksa mengambil sebagian jalur dari arah berlawanan demi menghindari lubang tersebut.
Situasi ini kian mengkhawatirkan karena kondisi jalan di lokasi tergolong sempit dan berada tepat di tikungan, sehingga memperbesar risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ironisnya, pemandangan membahayakan ini justru berada tepat di depan hidung Kantor DPU Taru Kecamatan Kandangserang, instansi yang seharusnya membidangi urusan infrastruktur jalan.
“Sudah cukup lama lubang itu dibiarkan. Padahal lokasinya sempit dan menikung sehingga sangat berbahaya bagi pengendara, terutama pada malam hari karena tidak terlalu terlihat tapi dalam,” ujar salah seorang warga yang kerap melintas di lokasi, Senin (13/7/2026).
Ia juga menceritakan pengalamannya yang sering kali harus mengalah demi keselamatan saat berpapasan dengan kendaraan roda empat.
“Saya beberapa kali harus mengalah dan minggir ke tepi, bahkan sampai ke rumput kalau pas papasan dengan mobil. Karena mobil pasti akan mengambil jalur lain untuk menghindari lubang tersebut, mau tidak mau kita pemakai kendaraan bermotor (roda dua) harus mengalah. Kalau memang belum bisa diperbaiki, setidaknya dipasang rambu atau pengaman agar pengguna jalan lebih waspada,” keluhnya.
Warga sangat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan, atau minimal memasang rambu peringatan sebagai tindakan antisipasi awal. Mereka menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama agar potensi kecelakaan dapat dicegah sedini mungkin sebelum menelan korban jiwa. (WD)










