close
Sosial Budaya

Tagih program 100 hari Bupati Pemalang, Laskar Patih Sampun bakal gelar demo

demo
ilustrasi. Foto: Freepict

Pemalang, Wartadesa. – Puluhan aktivis di Pemalang bakal menggelar aksi demonstrasi menagih janji program 100 hari Bupati Pemalang, Senin (07/06) besok. Mereka bakal memulai aksinya dengan melakukan long march (aksi jalan kaki) dari alun-alun setempat ke Pendopo Kabupaten Pemalang.

Andi Rustono, koordinator aksi Laskar Patih Sampun mengungkapkan bahwa unjuk-rasa yang akan digelar esok bakal melibatkan 50-an aktivis se Kota Ikhlas. Massa direncanakan akan melakukan orasi budaya dan tumpengan.

“Aksi nantinya akan melibatkan sekitar 50 aktivis dari berbagai elemen. “Ada petani, buruh, nelayan, seniman, pegiat sosial dan lainnya,” ungkap Andi, mengutip pemberitaan dari Puskapik.

Selain menyoroti janji 100 hari bupati yang tidak terealisasi. Massa bakal menyoroti penanganan Covid-19 yang dinilai tebang pilih daam pembatasan aktivitas masyarakat.

Selain itu, menurut Andi, pihaknya bakal menyoroti permasalahan ditangkapnya pejabat pemerintahan oleh kepolisian setempat terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan proyek bantuan perumahan dari KemenPUPR.

Diketahui, Kepala Dinas Permukiman (Perkim) Kabupaten Pemalang, Mugiyatno ditangkap Satreskrim Polres Pemalang, Ahad (30/05) dinihari. Diduga penangkapannya terkait dengan kasus penipuan dan pengelapan dalam proyek bantuan perumahan dari Kementrian PUPR.

Andi menyebut aksi yang bakal digelar besok akan menerapkan protokol kesehatan karena masih pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo meminta maaf kepada warga Pemalang. Pasalnya program perbaikan jalan rusak yang menjadi program unggulan 100 hari pemerintahan pasangan Mukti Agung Wibowo-Mansur Hidayat dinilai gagal.

Mukti Agung Wibowo berjanji akan merampungkan perbaikan infrastruktur jalan tidak lebih dari 100 hari pertamanya menjadi bupati. Menurut Agung, melesetnya realisasi janji tersebut lantaran terkendala APBD.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Pemalang, karena perbaikan infrastruktur dalam 100 hari belum terlaksana secara baik dan belum berjalan,” kata Agung  di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (24/5/2021), seperti dilansir dari laporan Tribun Banyumas. (Buono dengan tambahan sumber tertera)

Terkait
Penjaga pasar malam ditemukan meninggal

Pemalang, Wartadesa. - Supangat Hadi Suryo (47) warga Desa Klampok, Kecamatan Wanaari, Brebes ditemukan meninggal di area pasar malam Desa Read more

Diduga Tersangkut Kasus Penipuan dan Penggelapan, Kadin Perkim Pemalang Ditangkap

Pemalang, Wartadesa. - Kepala Dinas Permukiman (Perkim) Kabupaten Pemalang, Mugiyatno ditangkap Satreskrim Polres Pemalang, Ahad (30/05) dinihari. Diduga penangkapannya terkait Read more

Tren harian pemudik meningkat, namun terminal bus sepi

Pekalongan, Wartadesa. - Meski kondisi di stasiun dan terminal masih sepi. Namun tren kenaikan harian pemudik yang tiba di Pekalongan Read more

Beroperasi saat Ramadan, tiga PSK terjaring razia

Pemalang, Wartadesa. - Empat lelaki dan tiga orang perempuan yang diduga berprofesi sebagai penjaja seks komersial diamankan oleh Satpol PP Read more

Tags : 100 hari bupati pemalanglaskar patih sampunpemalang