close
Hukum & Kriminal

Tak dipinjami motor, buruh jahit bacok pantat rekannya dengan pedang

buruh jahit pedang

Kedugnwuni, Wartadesa. – Lantaran tak dipinjami motor, WU, buruh jahit asal Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni gelap mata. Setelah mengancam membunuh rekannya sesama buruh jahit, dia menebaskan pedang yang dibawanya hingga terkena pantat MD. Pelaku kini harus menginap di hotel prodeo Polsek Kedungwuni. Kamis (27/4)

Aksi jagoan ala WU ini berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Kedungwuni yang menerima laporan dari warga, adanya kasus tersebut.

Kronologi kejadian seperti diceritakan oleh Kapolsek Kedungwuni, AKP M. Farid Amirullah bermula saat tersangka WU hendak meminjam sepeda motor milik korban, MD. Namun korban tak bisa meminjamkan motor lantaran mau dipakai.

“Tersangka berinisial WU, merupakan seorang buruh jahit di daerah Desa Langkap, sementara korbannya berinisial MD juga merupakan buruh jahit di tempat yang sama.” Tutur AKP M. Farid.

Sekitar pukul 12.30 WIB, lanjut Kapolsek Kedungwuni, WU hendak meminjam sepeda motor milik MD. Akan tetapi, MD tidak mengijinkan motornya dipakai oleh WU karena akan dipakai oleh MD. Karena tidak diijinkan, WU kemudian pergi meninggalkan MD sembari marah – marah dan mengancam akan membunuh MD.

“Satu jam kemudian, WU datang kembali ke tempat konveksi sambil membawa pedang. Melihat WU datang membawa pedang, MD lari menyelamatkan diri. Tetapi WU mengejar MD sambil mengayun ayun kan pedangnya sehingga mengenai pantat MD.” Tutur AKP M. Farid.

Tak berselang lama, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kedungwuni, “Anggota Polsek Kedungwuni   yang menerima laporan terjadi keributan di tempat konveksi pun datang. WU lari melihat ada polisi datang dan meninggalkan pedangnya di TKP.” Lanjut Kapolsek.

Tersangka pun berhasil ditangkap dan langsung diamankan di Mapolsek Kedungwuni Polres Pekalongan. “Saat ini, tersangka dan korban sedang menjalani penyidikan lebih lanjut” ujar Kapolsek Kedugwuni Polres Pekalongan AKP M. Farid Amirullah. (WD, tribratanewskajen)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : buruh jahitkonveksi