close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Terbelit masalah ekonomi, guru SD bunuh diri di rumah orangtuanya

bunuh diri kesesi
Petugas melakukan olah TKP aksi bunuh diri guru SD di Kesesi, Selasa (17/04).

Kesesi, Wartadesa. – Diduka karena belitan masalah ekonomi, RA (39) seorang guru yang mengajar disebuah Sekolah Dasar (SD) daerah Paninggaran memilih jalan pintas, bunuh diri dengan cara gantung diri di rumah orang tuanya, Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Selasa (17/04), sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, menerangkan, korban merupakan seorang guru PNS di salah satu sekolah dasar di wilayah pegunungan di Kabupaten Pekalongan.

Akrom menerangkan kronologi kejadian. Sekitar pukul 07.00 WIB, kata dia, korban pulang ke rumah orang tuanya di Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan dan mengobrol dengan orang tuanya di teras rumah hingga pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, korban pamit masuk ke dalam rumah orang tuanya tersebut.

Sekitar pukul 11.30 WIB, korban ditemukan anggota keluarganya dalam keadaan gantung diri di kandang ayam menggunakan tali rafia. Korban pun dilarikan ke Puskesmas setempat.

Namun, sesampainya di Puskesmas sekitar pukul 11.45 WIB, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi dan barang bukti diketahui korban kemungkinan mempunyai masalah keluarga akibat ekonomi.

Dari pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” terang kasubbag Humas Iptu Akrom. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : guru bunuh diri