Bojong, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengultimatum pelaksana proyek pembangunan jalan tol ruas Pemalang-Batang, PT BPTR. Orang nomor satu di Kota Santri tersebut langsung memanggil penanggung jawab pembangunan jalan tol di Mapolsek Bojong, Rabu (18/04).
Pemanggilan penanggung jawab pembangunan jalan tol dari PT BPTR di Mapolsek bojong tersebut dikarenakan wilayah Bojong mengalami kerusakan yang paling parah.
Asip menyampaikan agar pengelola pembangunan jalan tol bisa melihat langsung dampak kerusakan yang ada di wilayah tersebut.
Jalan di wilayah ini mengalami dampak kerusakan jalan yang paling parah, dari sekitar depan Mapolsek Bojong sampai ke arah Wiradesa.
Bupati menyampaikan bahwa banyak laporan masuk dari masyarakat terkait dampak jalan yang rusak diantaranya korban jatuh maupun dampak kesehatan karena debu.
Setelah dipanggil di Mapolsek, PBTR selaku penanggungjawab utama pembangunan jalan tol menyatakan siap segera memperbaiki jalan yang rusak dan akan melakukan perbaikan secara kontinyu dan penyiraman sehingga mengurangi debu yang berhamburan daan berdampak pada kesehatan warga.
Ditegaskan oleh Bupati Pekalongan, bahwa pihaknya mendukung pembangunan jalan tol akan tetapi dampak pembangunan jalan tol jangan diabaikan dan merugikan masyarakat, itu yang ditekankan oleh Bupati Pekalongan kepada pelaksana proyek pembangunan jalan Tol. (Eva Abdullah)










