Sragi-wartadesa – Lembaga pendidikan dasar yang beralamat di Desa Purwodadi Jalan Raya Sragi-Kesesi Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, jika dilihat secara fisik masih nampak bagus. Akan tetapi karena terkena proyek tol sekolah tersebut harus pindah dari lokasi semula.

Warga terdampak tol Pemalang-Batang di wilayah Purwodadi-Sragi yang sudah menerima ganti rugi, bangunannya sudah dirobohkan dengan alat berat. Meski SD Negeri Purwodadi saat ini belum dirobohkan, namun pihak sekolah belum tahu akan pindah kemana, karena belum ada informasi terkait ganti rugi, atau pemindahan lokasi bangunan.
[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/terkena-proyek-tol-siswa-sdn-purwodadi-mengungsi/”]Baca: Terkena proyek tol, siswa SDN Purwodadi mengungsi[/button]
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah ketika dikonfirmasi, Kamis (10/11), terkait lokasi baru sekolah, mengaku belum tahu akan pindah kemana.
“Hingga saat ini kami belum tahu sekolah akan mendapatkan lokasi dimana, kami berharap pihak-pihak terkait bisa dengan segera mendapatkan lokasi baru untuk SDN Purwodadi, demi kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar” Ucap Damiri Kepala Sekolah SDN Purwodadi.
Sementara, dalam hal ini, pihak Unit Pelayanan Tehnik (UPT) Dindikbud Kecamatan Sragi belum bisa ditemui. Ketika hendak dikonfirmasi, kepala UPT Dindikbud Sragi sedang tidak ada di tempat, informasi dari pegawai, kepala Upt sedang bertakziyah.
Pewarta Wartadesa sebelumnya melaporkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar (KBM) SD Negeri Purwodadi-Sragi dipindahkan ke Taman Pendidikan al-Qur’an desa setempat.
Kebijakan pihak sekolah untuk memindahkan siswa ke TPQ setempat didinilai beberapa kalangan sangat positif, lantaran berada di depan sekolah yang hanya dibatasi jalan raya. ***(Eva abdullah)









