close
Hukum & Kriminal

Tertangkap dalam kasus narkoba, Pento mengaku terlibat dalam perusakan pohon

narkoba

Simaungun, Wartadesa. – Iswanto alias Plento (32) penduduk Gang Seruni desa Dolok Maraja Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, ditangkap tim opsnal Polsek Serbelawan lantaran memiliki sabu sabu, Selasa (15/10) pukul 19.00 Wib, berapa hari lalu.

Dia di tangkap bersama dua temannya di duga saat akan menggunakan sabu sabu dan sedang menjalani penyidikan ungkap jaringan. Jelas Kapolsek Serbelawan AKP Bambang Priyatno  melalui Kanit Reskrim IPDA Fritsel Gerhard Sitohang.

Dalam proses interogasi lanjut setelah diamankan ke Mapolsek Serbelawan, tim opsnal menanyakan kepada Iswanto alias Plento terkait kasus perusakan 209 pohon karet milik PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) yang mana TKP perusakan berdekatan dengan tempat tinggalnya.

Sebelumnya. Kasus perusakan pohon karet ini terjadi, Selasa (2/10) lalu, diketahui pukul 07.00 Wib dan telah dilaporkan pihak perusahaan ke Polsek Serbelawan. Tandas Fritsel.

Berdasar laporan itu, tim opsnal unit Reskrim Polsek Serbelawan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perusakan pohon karet milik perusahaan Jepang ini.

Menyusul tertangkapnya Iswanto alias Plento karena narkoba, serta seiring berjalan penyidikan, dia buka mulut dalam kasus perusakan ini.

Pengakuan yang jujur. Dia mengetahui jelas pelaku perusakan pohon karet yang merugikan PT BSRE sebesar Rp 133.450.000.-, bahkan mengaku ikut terlibat melakukan perusakan di Blok FF 19 dan GG 18 SBV. J/III-DU wilayah Dolok Maraja dengan cara membacoki dan menggergaji pohon karet bersama 3 temannya.

Dari pengakuan berharga itu, pada Rabu (16/10) pukul 00.30 Wib, tim opsnal langsung bergerak ke rumah pelaku Rianto alias Anto alias Ompong (43) di dusun I desa Dolok Maraja.

Polisi langsung mengamankannya bersama barang bukti satu (1) gergaji terbuat dari besi bergagang kayu warna hitam coklat yang diakuinya sebagai alat mekakukan aksinya.

Masih di TKP penangkapan. Di duga tidak menyangka namun ingin mengetahui apa yang terjadi di rumah temannya, Paidi alias Mas Pai (45) di sebut ikut terlibat, warga Marihat Tempel Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, datang ke lokasi penangkapan. Tidak buang kesempatan, Paidi alias Mas Pai langsung di borgol. Sial dalam hati Pai.

Ditambahkan Fritsel. satu terduga pelaku berinisial O (32) warga Tanjung Balai belum berhasil di tangkap. “pelaku O belum tertangkap. Kita akan terus mengejarnya. Tegas Fritsel.

Kapolsek Serbelawan AKP Bambang Priyatno SSos membenarkan penangkapan terhadap 2 pelaku perusakan tanaman karet milik PT BSRE beserta 1 pelaku Iswanto alias Plento yang lebih dulu di tangkap dalam kasus narkoba sebelumnya. (wd-bay) **

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Narkobasimalungun