Warta Desa, Pekalongan, 11 Agustus 2025 – Sejumlah warga mengeluhkan lamanya proses antrian di ruang bedah onkologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton, Kabupaten Pekalongan. Pasien harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan penanganan dari dokter spesialis.
Keluhan ini disampaikan salah seorang warga asal Kajen yang merasa kecewa karena belum juga dipanggil meskipun sudah datang sejak pagi hari.
“Saya sudah menunggu cukup lama di lobi Poli Bedah Onkologi, tapi belum juga dipanggil. Antriannya sangat lambat,” ujarnya kepada awak media.
Pasien dan keluarga berharap pihak rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam hal kecepatan penanganan serta ketersediaan tenaga medis.
“Kami berharap RSUD Kraton bisa menambah jumlah dokter, agar antrian tidak terlalu panjang dan pasien bisa segera ditangani,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak RSUD Kraton melalui Humas menyampaikan klarifikasi. Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak rumah sakit membenarkan bahwa lonjakan jumlah pasien memang menjadi tantangan tersendiri.
“Terima kasih atas masukannya. Memang benar, antrian cukup panjang karena jumlah pasien yang datang bisa mencapai lebih dari 150 orang per hari,” ujar Humas RSUD Kraton.
Pihak RSUD menjelaskan bahwa mereka telah berupaya memberikan pelayanan secara maksimal, namun terkendala oleh keterbatasan ruang di gedung yang saat ini digunakan.
“Kami sudah berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan. Namun karena keterbatasan lahan dan ruang praktek, penambahan dokter belum memungkinkan di lokasi saat ini. Penambahan tenaga medis akan kami rencanakan di RSUD yang baru,” tambahnya.
Masyarakat pun berharap ke depan layanan kesehatan di RSUD Kraton dan rumah sakit lain di wilayah Kabupaten Pekalongan dapat semakin baik, efisien, dan ramah terhadap kebutuhan pasien. (Gusanto)










