close
Hukum & Kriminal

Warga Wonopringgo Diduga Jadi Korban Pencatutan Nama Penerima PKH, Bantuan Tak Pernah Diterima

IMG-20251208-WA0028

Warta Desa, Pekalongan, 8 Desember 2025. – Seorang warga Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, bernama Sutriah (44) diduga menjadi korban pencatutan nama sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Mirisnya, meski tercatat sebagai penerima, yang bersangkutan mengaku tidak pernah menerima kartu ATM PKH maupun dana bantuan tersebut.

Sutriah, warga RT 004 RW 002 Desa Pegaden Tengah, mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui terdaftar sebagai penerima PKH setelah muncul informasi terkait rekening bantuan yang tercatat atas namanya. Namun faktanya, ia mengaku tidak pernah menerima kartu ATM, tidak mengetahui saldo bantuan, serta tidak pernah melakukan transaksi apa pun.

“Nama saya tercatat sebagai penerima PKH, tapi ATM-nya saya tidak pernah pegang, apalagi menerima uangnya. Saya sama sekali tidak tahu nilainya berapa,” ujar Sutriah saat ditemui.

Merasa dirugikan, Sutriah kemudian mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan untuk meminta kejelasan. Dari hasil klarifikasi tersebut, ia justru diarahkan untuk kembali ke balai desa guna membuat surat permohonan pengajuan PKH ulang, dengan proses yang diperkirakan memakan waktu 3 hingga 6 bulan.

Namun hingga kini, Sutriah mengaku belum pernah menerima manfaat bantuan tersebut, meski namanya tercatat sebagai penerima resmi.

Masalah ini semakin pelik karena suami Sutriah sempat dituduh sebagai pemain judi online, yang diduga menggunakan rekening PKH atas nama istrinya. Tuduhan tersebut dibantah keras oleh pihak keluarga.

“Suami saya tidak pernah main judi online dan tidak pernah menggunakan rekening PKH itu. Kami merasa sangat dirugikan dan nama baik keluarga tercemar,” tegasnya.

Sutriah berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas, termasuk menelusuri siapa pihak yang menggunakan rekening PKH atas namanya, serta memastikan tidak ada lagi warga lain yang menjadi korban pencatutan serupa.

Ia juga meminta pemerintah dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan penyaluran bantuan sosial, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (Rohadi)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : PKHWonopringgo