close
Sosial Budaya

5000 warga padati Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Petarukan

maiyah

Pemalang, Wartadesa. – 5000 jamaah Maiyahan beserta warga Pemalang memadati gelaran Sinau Bareng Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) dan Kiai Kanjeng dalam rangka Halal bi Halal yang digelar oleh Ikatan Pemuda Perantau Pejalaran Timur (IP3T), Dusun Pejalaran, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (12/06).

Tema paseduluran dipilih panitia lantaran cocok dengan kalangan pemuda dan masyarakat. Kata “sedulur” berasal dari Bahasa Jawa yang mampu mengakomodasi kata saudara/sederek (hubungan karena satu darah), maupun hubungan pertemanan dan komunitas. Jadi meskipun tidak ada hubungan darah sekalipun asalkan ikhlas berkumpul, bersama-sama meraih cita-cita luhur, bermanfaat bagi masyarakat, ummat dan tatanan sosial itulah makna paseduluran yang teru-menerus.

Pagelaran yang dimulai pukul 20.00 WIB sampai 23.00 WIB,  dihadiri Muspika Petarukan, Kades beserta perangkatnya, dan tamu undangan. Total jamaah yang hadir, tidak kurang dari 5000 orang, ujar Rejonoto, panitia kegiatan.

Budayawan Emha Ainun Najib atau akrab di panggil Cak Nun menyampaikan bahwa syiar kedamaian Islam tidak mengingkari tradisi yang berkembang di masyarakat. Menjunjung toleransi dan keberagaman warga yang dirasakan sangat cocok dengan kondisi warga saat ini.

Melalui Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng diharapkan masyarakat kembali dapat meneladani Nabi Muhammad SAW, terutama dalam menjalin hubungan antar manusia di masyarakat, ditengah suhu politik yang terus naik pasca Pilpres dan Pileg 2019. Warga perlu pemahaman lebih agar tidak terhasut fitnah dan kabar hoaks yang tidak bertanggung jawab.

Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng ini unik, dilihat dari tata panggung yang tidak tinggi, menyatu dengan jamaah, hingga peralatan musik yang beragam membuat penasaran pengunjung. Enam layar besar dan perlengkapan tata suara yang memadai dipersiapkan oleh panitia sebaik mungkin.

karena posisi panggung yang terletak pada pertigaan, jamaah bisa menghadap ke arah Barat, Selatan dan Utara. Acara dipadati oleh jamaah Maiyah dari Pemalang, Pekalongan dan sekitarnya.  (Eva Abdullah, beserta sumber dari caknun[dot]com)

Terkait
KBM Tatap Muka Kabupaten Pemalang mulai Januari 2021

PEMALANG, WARTADESA. - Angin segar bagi siswa-siswi di Kabupaten Pemalang yang sudah merindukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka,  Dinas Read more

Warga Surajaya tutup paksa tambang Galian C

Pemalang, WartaDesa. - Aktivitas tambang Galian C di Desa Surajaya, Pemalang ditutup paksa oleh ratusan warga desa setempat. Padahal tambang Read more

Rumah dilalap api, Risto alami kerugian hingga Rp 15 juta

Pemalang, WartaDesa. - Diduga akibat korsleting arus pendek, rumah milik pasangan Risto-Rofiah, warga Dusun Simadu RT 01/08, Desa Banyumudal, Moga, Read more

Mayat laki-laki ditemukan di pesisir Pantai Blendung

Pemalang, WartaDesa. - Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Blendung, Rt.04 Rw. 06, Kecamatan Ulujami, Pemalang. Read more

Tags : cak nunkiai kanjengmaiyahpemalang