close
Berita DesaLayanan Publik

JALAN APA KUBURAN?! WARGA SIWALAN NGAMUK, JALAN RUSAK DITANAMI POHON PISANG!

Screenshot_20251221_155633

WARTA DESA, PEKALONGAN – Kesabaran warga Desa Siwalan, Kecamatan Siwalan, bener-bener sudah habis! Gara-gara jalanan nggak kunjung dibenahi dan mirip kubangan kerbau, warga akhirnya nekat menyulap aspal jadi kebun dadakan. Minggu pagi (21/12), ruas jalan Gemuruh Kulon arah Krengseng mendadak “ijo royo-royo” penuh pohon pisang!

​Bukan mau panen, aksi tanam pohon pisang ini adalah bentuk protes keras warga yang sudah eneg melihat kondisi jalan yang hancur lebur. Pantauan di lapangan, lubang-lubang maut yang sering bikin pengendara kejlungup itu kini dipasangi batang pisang oleh warga secara gotong royong.

“Iki dalan opo sawah?!” cetus salah satu warga yang emosi.

​Menurut warga, kerusakan jalan ini sudah terjadi “berabad-abad” tapi dicuekin terus sama pihak berwenang. Padahal, jalan Gemuruh Kulon–Krengseng ini statusnya jalan desa yang jadi urat nadi aktivitas warga. Kalau hujan turun, jalanan berubah jadi jebakan betmen yang licin dan membahayakan nyawa.

​”Jelas-jelas ini jalan desa, tapi kok dibiarin remuk? Apa nunggu ada yang mati dulu baru diperbaiki?” ujar seorang warga dengan nada sewot. Mereka sengaja menanam pohon pisang biar lubangnya kelihatan jelas dan nggak ada lagi pengendara yang jadi korban “ndelosor” di aspal.

​Gara-gara aksi “reboisasi” dadakan ini, arus lalu lintas sempat tersendat. Banyak pengendara yang melintas cuma bisa geleng-geleng kepala sambil curhat nasib motor mereka yang sering rusak gara-gara lewat jalan rusak tersebut.

​Warga mengancam, kalau pemerintah desa masih tutup mata dan telinga, pohon pisang itu bakal tetap nangkring di situ. Mereka menuntut perbaikan nyata, bukan cuma janji manis semanis pisang raja. Sampai berita ini naik cetak, pihak perangkat desa masih “adem ayem” dan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut. (Rohadi)

Terkait
Deadlock, Mediasi Warga Duwet Berlanjut ke Polres

      Bojong - Bertempat di salah satu Rumah makan di Desa Duwet Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, Minggu (14/05) Read more

Besok buruh konveksi di wilayah ini libur

Kedungwuni, Wartadesa. - Selasa (21/11) besok, buruh konveksi di wilayah Pandanarum, Wuled, Ngalian Tirto, Karangjati Wiradesa, Tangkiltengah, Tangkilkulon Kedungwuni libur, Read more

Warga: Kalau bikin SIM Jangan dipersulit

Kajen, Wartadesa. - Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi warga Kota Santri sudah menjadi barang penting. Mereka menganggap bahwa surat-surat kendaraan, Read more

Meski UMR Kota Santri Naik, namun belum penuhi KHL

Kedungwuni, Wartadesa. - Naiknya Upah Minumum Regional (UMR) Kota Santri dari sebelumnya Rp. 1.583.697 menjadi Rp. 1.721.637 atau naik sebesar Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jalansiwalan