close
Ekonomi

Angin Segar bagi Perangkat Desa, PPDI dan Bank Jateng Sepakati Pengurangan Masa Endapan Kredit

template berita foto warta desa(2)

PEKALONGAN, WARTA DESA. – Kabar gembira datang bagi ribuan perangkat desa di Kabupaten Pekalongan. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pekalongan berhasil mencapai kesepakatan krusial dengan manajemen Bank Jateng Cabang Kajen terkait relaksasi skema angsuran kredit bagi perangkat desa.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) pagi di kantor Bank Jateng Cabang Kajen, kedua belah pihak sepakat untuk mengubah ketentuan masa endapan angsuran kredit. Kebijakan yang sebelumnya mewajibkan endapan selama enam bulan, kini resmi dipangkas menjadi hanya dua bulan.

Meringankan Beban Ekonomi Perangkat Desa

Ketua PPDI Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban finansial para perangkat desa. Dengan dipangkasnya masa endapan, likuiditas keuangan perangkat desa diharapkan menjadi lebih fleksibel.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Bank Jateng. Perubahan dari enam bulan menjadi dua bulan ini adalah solusi yang dinantikan rekan-rekan perangkat desa agar pengelolaan penghasilan mereka bisa lebih optimal untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap perwakilan PPDI usai rapat.

Komitmen Pemindahbukuan Tepat Waktu

Sebagai timbal balik atas relaksasi tersebut, PPDI Kabupaten Pekalongan berkomitmen penuh untuk menjaga kelancaran administrasi perbankan. PPDI menyatakan kesiapannya bertanggung jawab memastikan seluruh pemerintah desa melakukan pemindahbukuan angsuran sesuai dengan bulan berjalan.

Mekanisme ini akan disinkronkan dengan jadwal penyaluran Penghasilan Tetap (Siltap) dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) setiap bulannya. Hal ini dilakukan guna memberikan jaminan keamanan dan kepastian bagi Bank Jateng bahwa kewajiban angsuran akan tetap terpenuhi secara disiplin.

Pencairan Endapan Empat Bulan Dilakukan Bertahap

Terkait saldo endapan selama empat bulan yang saat ini masih tertahan di bank, pihak Bank Jateng menyepakati bahwa dana tersebut akan dicairkan kembali kepada para perangkat desa. Namun, proses pencairan tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap.

Pihak manajemen Bank Jateng Cabang Kajen nantinya akan menentukan jadwal resmi pencairan bertahap tersebut untuk memastikan proses administrasi berjalan tertib.

Penguatan Melalui Nota Kesepahaman (MoU)

Puncak dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan hukum kesepakatan. Dokumen tersebut ditandatangani oleh:

  • Pengurus PPDI Kabupaten Pekalongan

  • Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pekalongan

  • Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen

Hadirnya Dinas PMD dalam penandatanganan ini menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah diketahui dan didukung oleh pemerintah daerah. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan sinergi antara perbankan dan aparatur desa semakin kuat, serta memberikan kepastian kesejahteraan bagi seluruh anggota PPDI di Kabupaten Pekalongan. ***

Editor: Redaksi Berita

Terkait
Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Harga lombok di pasar tradisional Pekalongan tembus 40 ribu

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Harga lombok atau cabai di Kota Pekalongan dan sekitarnya tembus higga Rp. 32 ribu perkilogram, bahkan Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : PPDI