Warta Desa, Pekalongan, 21 April 2025 – Balai Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, tampak lengang tanpa aktivitas pada hari kerja, Senin (21/4). Meski pintu balai desa terbuka, tidak tampak satu pun perangkat desa maupun kepala desa yang hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tim jurnalis Warta Desa yang datang ke lokasi tidak menemukan adanya pelayanan administrasi. Upaya untuk menghubungi Kepala Desa melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp pun tidak membuahkan hasil. Berkali-kali dihubungi, tidak diangkat, dan pesan yang dikirim pun tak mendapat jawaban.
Tim kemudian mencoba konfirmasi ke Kantor Kecamatan Kandangserang. Namun, Camat tidak berada di tempat. Staf kecamatan hanya mengarahkan tim kepada Sekretaris Camat (Sekcam), namun saat ditunggu di ruang tamu, Sekcam tengah sibuk melakukan percakapan telepon cukup lama dan tidak kunjung selesai. Setelah menanti tanpa kepastian, tim akhirnya memutuskan pamit kepada staf yang bertugas.
Seorang warga yang tinggal dekat dengan balai desa mengaku tidak heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, Kepala Desa Garungwiyoro memang jarang terlihat hadir di kantor. “Sudah lama jarang ke kantor. Hari ini juga tidak ada orang sama sekali. Kalau ada keperluan administrasi, biasanya warga langsung ke pak kadus karena rumahnya dekat balai desa,” ujar warga tersebut.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Garungwiyoro yang dihubungi membenarkan kondisi itu. Mereka mengaku telah mengajukan permohonan pembinaan ke pihak kecamatan, namun belum ada tindak lanjut hingga kini.
“Kami dari BPD sudah mengajukan agar ada pembinaan dari kecamatan karena kepala desa memang jarang masuk kantor. Tapi sampai sekarang belum ada respons,” ujar Ketua BPD.
Minimnya kehadiran aparatur desa dalam memberikan pelayanan publik memicu kekecewaan masyarakat. Warga berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar fungsi pelayanan desa dapat berjalan sebagaimana mestinya. (Rohadi)










