Alat Penyiram Tanaman Kendali Jarak Jauh karya Bambang Sugito meraih nominasi lima besar terbaik dari 37 peserta Krenova Jawa Tengah tahun 2017 ini.
Program keahlian Teknik Elektronika atau Jurusan Teknik Audio Video SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) terus melakukan inovasi pengembangan alat – alat tepat guna melalui teknologi terpadu. Setelah sukses dengan lampu kendali jarak jauh, jurusan yang telah melahirkan para juara itu kini hadir dengan inovasi terbarunya.
Dengan dicanangkannya program Sekolah Hijau atau Green School SMK Muhamka, maka jangan heran jika disudut – sudut ruang dan bangunan sekolah dihiasi oleh berbagai tanaman. Bentuk bangunan SMK Muhamka yang berlantai empat, menimbulkan kesulitan tersendiri ketika proses penyiraman tanaman – tanaman tersebut.
Adalah Bambang Sugito, guru produktif jurusan Teknik Elektronika SMK Muhamka yang tergerak untuk menciptakan sebuah alat yang bertujuan untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses penyiraman tanaman yang terletak di sudut – sudut ruang lantai atas gedung sekolah itu. “Saya melihat tanaman – tanaman di lantai tiga dan empat gedung SMK Muhamka ini kurang penyiraman, ternyata penyebabnya adalah keterbatasan waktu petugas dalam menjangkau tanaman – tanaman di lantai atas.” Ujar pria yang beralamat di Talun tersebut.
Alat ini, menurutnya, adalah alat yang hampir sama dengan yang dibuatnya beberapa waktu lalu, yaitu Lampu Kendali Jarak Jauh. Namun kali ini, dirinya fokus terhadap alat apa yang dibutuhkan di sekitarnya ia biasa bekerja. “Saya beri nama alat ini dengan nama Alat Penyiram Tanaman Kendali Jarak Jauh. Alat ini bisa membantu meringankan beban petugas yang harus naik turun tangga untuk menyiram tanaman, Semoga bermanfaat.” Imbuh Bambang.
Bambang, begitu ia biasa disapa, memutuskan karya inovasinya ini untuk diikutsertakan dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2017. Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pekalongan ini menjadi pembuktiannya, bahwa karya inovasinya layak mendapatkan apresiasi. Hal ini dibuktikan, Alat Penyiram Tanaman Kendali Jarak Jauh karyanya meraih nominasi 5 besar terbaik dari 37 peserta Krenova tahun 2017 ini.
“Alhamdulillah, masuk nominasi lima besar. Doakan semoga juara ditingkat provinsi.” Kata pria kelahiran Pekalongan 3 Maret 1986 itu.
Alat penyiram tanaman kendali jarak jauh karya Bambang ini terpilih untuk mewakili Kabupaten Pekalongan ke Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Deskripsi Alat
Alat penyiram tanaman kendali jarak jauh ini merupakan gabungan unsur teknologi tepat guna dan sistem kendali otomatis yang dirancang dan dikembangkan dengan didasarkan pada berbagai aspek dengan tujuan akhir mudah penggunaan dan perawatannya.
Menurut Bambang, sang pembuatnya mengatakan, pemanfaatan handphone sebagai alat kendali jarak jauh, memudahkan pengguna alat ini meskipun dalam jarak yang relatif jauh. “Cukup dengan menekan tombol kontrol pada handphone, maka alat akan bekerja dengan sistem penerimaan sinyal oleh alat penyiram tanaman yang dikirim dari hanphone pengguna. Sehingga petugas tidak harus berada ditempat saat alat bekerja.” Jelasnya.
Adapun manfaat dari alat ini tidak berhenti pada penyiraman tanaman saja, melainkan juga membantu para peternak untuk men-supply minum ternak dengan mudah dan cepat.
Kehadiran alat ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan – permasalahan yang selama ini muncul. Terutama bagaimana menciptakan efisiensi waktu dan tenaga untuk petugas taman, petani maupun peternak.
Alat ini dibuat untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pembuatan produk maupun dalam proses produksinya, di antaranya berupa produk pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, limbah perkebunan yang semua itu merupakan bagian solusi guna berproduksi.
“Saya sudah mempertimbangkan dengan berbagai unsur. Biaya pembuatan alat relatif murah, hemat energi dan juga ramah lingkungan.” tandasnya. (Rudi Widianto)










