Pemalang, Wartadesa. – Bupati Banjarnagara Budhi Sarwono menjamin mobil berplat G tidak akan dihadang saat melintas di Banjarnegara. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Nugroho Budhi Raharjo usai mengunjungi Kabupaten Banjarnegara, Jumat (27/7). Nugroho memimpin rombongan yang terdiri atas Diskominfo, suporter PSIP Laskar Benowo (Lasbo).
Dalam kunjungan balasan, Bupati Pemalang Junaedi mengutus Dinas Kominfo Kabupaten Pemalang, untuk menyampaikan permohonan maaf, atas terjadinya kericuhan yang memalukan Pemkab dan masyarakat Pemalang, akibat ulah oknum suporter PSIP Pemalang, terhadap Suporter Persibara Banjarnegara, pada Ahad petang, (22/72018) usai laga partai final Liga 3 Jateng 2018 di luar stadion Muchtar Pemalang.
Kunjungan tersebut, merupakan bentuk silaturahmi dan kunjungan balasan dari kunjungan sebelumnya Banjarnegara ke Pemalang. Kunjungan balasan tersebut, diterima langsung oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, didampingi Kadikominfo dan Kasatpol PP Banjarnegara di rumah dinasnya.
Bupati Pemalang Junaedi, yang di wakili Kepala Diskominfo Kabupaten Pemalang, Nugroho, BR saat memimpin delegasi Pemalang, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, atas penerimaan yang luar biasa dari kunjungan tersebut. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan salam hormat, dari Bupati Pemalang Junaedi, kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.
Dalam kesempatan kunjungan balasan tersebut, Bupati Banjarnegara menyampaikan terima kasih kepada Lasbo lantaran punya hati yang tulus serta memaafkan teman-teman mereka yang kemarin terlibat aksi pelemparan. Bupati berpesan agar ke depan Lasbo bisa membina suporter yang lain.
Dia juga berpesan agar Persibara memafkan kejadian kemarin, ‘’Untuk teman-teman Persibara agar melepas persoalan kemarin dan mari bersahabat, maafkan semuanya kalau memang ada jalur hukum ya silakan jalan untuk pelajaran saja,’’kata Budhi.
Sementara Masirun dari Lasbo meminta maaf atas ulah rekan-rekannya suporter dari LBS. ‘’Saya minta maaf atas ulah teman-teman LBS yang kemarin melakukan pelemparan,’’kata Masirun. Dia menambahkan bahwa pihaknya mengingatkan superter Local Boys Squadra (LBS) untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi dan akan membatu menyelesaikan masalah tersebut dengan merangkul sebagai layaknya saudara. (Eva Abdullah)










