close

Kesehatan

Kesehatan

13 Karyawan medis RS QIM Batang sembuh dari Korona

qim

Batang, Wartadesa. – Pihak berwenang Rumah Sakit Qolbun Insan Mulia (QIM) Batang menyatakan bahwa 16 staf klinis yang dinyatakan terpapar Korona dan menjalani perawatan, 13 diantaranya sembuh. Demikian disampaikan Manajer Pelayanan, dr. Maftuhah Nurbeti, Rabu (10/06).

“Karyawan yang positif Covid-19 sebanyak 16 orang, Alhamdulillah 13 diantaranya dinyatakan sembuh. Masih ada tiga orang karyawan medis yang menjalani perwatan dan tinggal mengunnu hasil tes swab,” ujar Maftuhah.

Maftuhah menambahkan bahwa 16 tenaga medis tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG),  “hanya beberapa orang yang sakit flu dan batuk ringan.” Lanjutnya.

Kesembuhan 13 staf medis tersebut, lanjut Maftuhah, dengan perawatan sesuai protokol, pengobatan antivirus, pemberian suplemen vitamin dan makanan yang bergizi. Selain itu, edukasi dan relaksasi pernapasan setiap pagi.

“Dari pasien staf klinis yang dinyatakan sembuh, semuanya sudah melalui dua kali tes swab dengan hasil negatif,” katanya. (Eva Abdullah)

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tak kenakan masker, tak boleh masuk ke pasar

masker

Kajen, Wartadesa. –  Pengunjung pasar tradisional di Kota Santri bakal diwajibkan untuk mengenakan masker saat berkativitas di pasar tradisional seluruh Kabupaten Pekalongan, terhitung Senin (15/06). Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Rabu (10/06).

“Kita ini menyiapkan pra kondisi new normal di Kabupaten Pekalongan khususnya di Pasar Kajen. Karena, Kabupaten Pekalongan salah satu dari 136 daerah di Indonesia yang kategori risiko rendah,” kata Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan.

Diketahui sebelumnya Pasar Induk Kajen digelar rapid tes dengan sample sebanyak 115 responden, tercatat dua orang reaktif. Setelah dilakukan swab tes hasilnya negatif. Menurut Pemkab Pekalongan, kondisi saat ini di Pasar Induk Kajen aman, namun pengunjung harus berhati-hati terhadap klaster baru.

Seperti diketahui beberapa hari kemarin, satu anak dinyatakan positif Korona dan dirawat di Puskesmas Wonokerto. Pasien tersebut merupakan klaster dari RS QIM Batang. Total warga Kota Santri dirawat akibat Korona sebanyak dua orang.

“Artinya, Pasar Kajen ini aman untuk sementara. Karena sudah aman tugas kita yaitu menjaga agar pasar yang sudah aman ini jangan sampai tidak menjadi klaser btaru, kalau tidak hati-hati,” lanjut Asip.

Asip menambahkan bahwa pemakaian masker saat beraktivitas di pasar di Kabupaten Pekalongan, baik penjual maupun pembeli, diwajibkan. Bila ada warga yang berada di pasar tetapi tidak mengenakan masker, mereka akan diminta untuk pulan.

Sementara itu, pantauan di lapangan, masih banyak warga yang beraktivitas di pasar tradisional Kabupaten Pekalongan yang enggan mengenakan masker. Mereka mengaku lupa membawa masker. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Jam malam Pemalang berakhir

jam malam

Pemalang, Wartadesa. – Pemberlakuan jam malam di Kota Ikhlas Pemalang berakhir malam ini, Selasa (09/06). Bupati Pemalang, Junaedi mengungkapkan bahwa usai pemberlakuan jam malam, pihaknya bersiap pemberlakuan kelaziman baru (new normal) di wilayahnya.

“New normal segera dilaksanakan, tapi menunggu aturan dari atas yaitu Gubernur Jawa tengah. Tetapi daerah juga memiliki kewenangan membuat kenormalan baru itu, tentu dengan aturan yang segera kami buat,” kata Junaedi usai menggelar apel berakhirnya pelaksanaan jam malam.

Nunaedi menambahkan bahwa pihaknya meminta maaf kepada para UMKM pelaku usaha yang dalam 14 hari pelaksanaan jam malam, terdampak, lantaran usaha mereka tidak bisa buka saat malam hari.

Nantinya, kata bupati, pusat pelayanan publik dan para pengusaha agar menyesuaikan kenormalan baru yang telah diatur dalam Perbub dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Pemkab Pemalang berjanji akan membuka kembali obyek wisata yang selama ini tutup dengan mengedepankan protokol kesehatan. “Kami akan perintahkan segera dibuka, tetapi dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanPendidikan

Pelaksanaan new normal di sekolah, siswa masuk bergilir

faceshield

Batang, Wartadesa. – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Achmad Taufik mempertimbangkan pelaksanaan tahun ajaran baru di Kabupaten Batang dengan tatap muka. Namun kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dengan pembatasan jumlah siswa yang datang ke sekolah.

Menurut Taufik, pelaksanaan KBM dalam masa kelaziman baru (new normal) dilakukan dengan sistem shift (bergilir). “Kalau KBM sekolah belum bisa secara normal karena pandemi, siswa satu kelas diberlakukan secara shift atau bergilir,” ujarnya, Selasa (09/06).

Saat siswa masuk pada tahun ajaran baru, 13 Juli 2020 nanti, lanjut Taufik, sekolah perlu memperketat protokol kesehatan seperti siswa wajib mengenakan masker, ada tempat cuci tangan dan bila dimungkinkan siswa dan guru mengenakan face shield (penutup wajah transparan).

Taufik menambahkan untuk mendukung protokol kesehatan saat pandemi Korona di sekolah, pihak sekolah dapat mempergunakan alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk keperluan pembelian sarana prasarana pencegahan Covid-19.

“BOS bisa digunakan untuk mendukung masa pandemi ini, seperti pembelian handsanitezer, pembelian masker, sarpras cuci tangan, juga untuk beli kuota internet untuk belajar secara daring dengan siswanya,” pungka Taufik. (Eva Abdullah)

Terkait
PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

SMP Trensains gelar workshop guru profesional

Pekalongan Kota, Wartadesa. - SMP Trensain Pekalongan menggelar workshop (pelatihan) guru profesional yang diikuti oleh seluruh guru dan tamu undangan, Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Enam orang di Batang sembuh dari Korona

rsud kalisari

Batang, Wartadesa. – Ketua Pencegahan Pengendalian Infeksi RSUD Kalisari Batang, dr Nur Hidayati menyebut bahwa enam orang pasien terpapar virus Korona yang dirawat di rumah sakit plat merah tersebut dinyatakan sembuh. Senin (08/09).

Nur Hidayati menambahkan bahwa pasien tersebut merupakan pasien dengan penyakit penyerta dan orang tanpa gejala (OTG) yang terpapar Korona. “Alhamdulillah, sudah ada enam orang yang positif Covid-19 di RSUD Batang dinyatakan sembuh. Mereka terdiri dari 3 orang dengan pengakit penyerta, dan 3 OTG,”  tuturnya.

Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut diantaranya,  Gunarjo (39) warga Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman. Ahmad Fauzi (42) warga Desa Donorojo Kecamatan Limpung. Teguh Wiyanto (41) warga Desa Cluwuk Kecamatan Tulis. Bun Yani Ahmad (51) warga Desa/Kecamatan Reban, Muhammad Agus Yasir (43) warga Dukuh Winangun Desa Sengon, Kecamatan Subah. Wahudin (44) warga Desa Gondang, Kecamatan Blado. Tambah Nur Hidayati.

Menurut Nur Hidayati keenam pasien tersebut sudah menjalani tes swab dan dinyatakan negatif. “Sebelum dinyatakan sembuh, mereka telah menjalani Swab Test sebanyak dua kali dan hasilnya negatif. Dan kami tegaskan, bahwa mereka yang sembuh tidak akan menularkan Covid-19 pada orang lain, karena virus Corona atau Covid-19 sudah tidak ada pada tubuh mereka,” lanjutnya.

Keenam pasien tersebut menjalani perawatan sesuai dengan kondisinya. Lanjut Nur Hidayati, untuk pasien dengan penyerta dilakukan pengobatan dengan fokus pada penyakit penyerta dan kemudian menghilangkan virus korona yang ada pada pasien.  (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Bupati Batang terapkan new normal di Pasar Batang

new normal

Batang, Wartadesa. – Meski data pada Sabtu (06/06) dari corona.batangkab.go.id menyisakan 21 orang positif korona yang dirawat, 18 orang sembuh, satu meninggal, total kasus korona sejumlah 40 orang. Pemkab Batang bakal menerapkan kelaziman baru (new normal).

Kelaziman baru bakal diujicobakan di sejumlah pasar tradisional Batang. Menurut Bupati Batang, Wihaji, pasar tradisional di Kabupaten Batang tidak boleh mati. Demikian disampaikan saat memantau persiapan penerapan new normal di Pasar Batang, Sabtu (06/06).

“Pasar tidak boleh berhenti apalagi tutup. Ini tempat rakyat kecil mengais rezeki tetapi perketat dan wajib semua pedagang dan pengunjung patuhi protokol kesehtan,” Kata Wihaji.

Sarana prasarana Pasar Batang disiapkan dengan protokol kesehatan, seperti penyediaan bilik disinfektan dan tempat cuci tangan di pintu masuk pasar, bilik jaga jarak di setiap kios pedagang, penggunaan masker dan beberapa pedagang juga sudah melindungi diri dengan face shield.

Bupati Wihaji mengklaim, Pasar Induk Batang termasuk pasar yang sudah memenuhi standar protokol kesehatan. “Alhamdulillah dari hasil rapid masal secara acak kepada 150 pengunjung dan pedagang pasar semunya negatif,” kata Wihaji.

Pada pelaksanaan new normal di pasar, baik pedagang maupun pembeli harus membisakan penggunaan masker dan face shield, cuci tangan dan physical distancing demi mencegah penyebaran covid-19. “Protokol kesehatan untuk melindungi semunya, apalagi lansia yamg rentan sekali tertular,” tutup wihaji.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Subianto mengatakan delapan pasarsudah dilengkapi dengan protokol kesehatan, seperti  Pasar Batang, Bandar, Warungasem, Blado, Bawang, Tersono, Plelen Gringsing.

Dinas Perindagkop dan UKM juga sudah membuat surat edaran teetkait kondiai persiapan new normal life di pasar. “Tempat Cuci tangan sudah kita, pintu masuk pasar ada penyemprotan disinfektan, bilik kios untuk jaga jarak sudah dipasang, masker sudah kita bagi ke pasar sebanyak 5.000,” tutupnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Seluruh desa di Pemalang deklarasikan kelaziman baru

new normal pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Seluruh desa di Kabupaten Pemalang, Kamis (04/06) mendeklarasikan pelaksanaan new normal (kelaziman baru). Deklarasi tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah kabupaten setempat.

Pemilihan pelaksanaan kelaziman baru di Pemalang ketimbang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) lantaran pelaksanaan PSBB dinilai berdampak buruk bagi kegiatan ekonomi warga.

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Warungpring IPTU Sutiran mengatakan, penerapan PSBB bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan aktivitas pemerintahan dan masyarakat selayaknya seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19.

“Inilah yang disebut dengan masyarakat produktif dan aman Covid-19,” ungkap Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Warungpring IPTU Sutiran.

Pelaksanaan kelaziman baru di Pemalang dilakukan dengan melibatkan petugas kepolisian untuk memeriksa kedisiplinan warga dalam menerapkan  aturan jarak fisik (physical distancing) dan jarak sosial (social distancing), ungkap Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Warungpring IPTU Sutiran.

“Tetap menerapkan pemeriksaan suhu tubuh wajib di semua area tertutup dan semi-tertutup dan jika mungkin, termasuk area terbuka di lokasi di mana dua orang atau lebih akan akan berkumpul,” pungkas Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Warungpring IPTU Sutiran. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tambah dua orang positif Korona di Pemalang

jam malam pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Setelah sebelumnya diberitakan ada penambahan satu orang positif Korona di Pemalang, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Junaedi mengungkapkan penambahan dua orang positif COVID-19. Kamis (04/06).

Dua orang tersebut yakni M (21), berjenis kelamin perempuan, warga Randudongkal dan E (26), laki-laki, warga Kecamatan Bantarbolang. Keduanya kini menjalani isolasi dan perawatan di salah satu rumah sakit di Pemalang

“Dua orang yang positif corona itu memiliki riwayat perjalanan berbeda. Untuk yang perempuan memiliki riwayat perjalanan kerja dari Jawa Barat, sementara untuk pasien laki-laki memiliki riwayat pernah melakukan uji rapid test mandiri di RSUD M Ashari Pemalang,” kata Junaedi.

Total hingga hari ini, ada enam pasien positif Korona yang masih dirawat di rumah sakit Kabupaten Pemalang.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa terdapat penambahas satu pasien positif Korona di Pemalang. Rabu (03/06).

“Tambahan pasien postif Covid-19 berdasarkan hasil uji Swab ada satu orang inisial L (60) jenis kelamin perempuan asal Kecamatan Comal,”kata Tutuko, Rabu (3/6) malam.

Yang bersangkutan kata Tutuko saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Ashari Pemalang. Dengan adanya tambahan pasien positif tersebut maka kurvaCovid-19 kembali naik.

“Update data Covid-19 Kabupaten Pemalang, pasien positif sudah 30 orang terdiri atas empat orang dirawat, 25 sembuh dan satu meninggal dunia,”terangnya.

Sementara itu dalam penanggulangan Covid-19 ini masih diberlakukan jam malam mulai pukul 21.00-04.00 WIB. Masyarakat tidak diperbolehkan beraktifitas di luar rumah pada jam tersebut.

Tutuko menyampaikan, meski saat ini pemerintah memberi kelonggaran masyarakat beraktivitas, pihaknya meminta masyakat di Pemalang tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia juga menilai, pemberlakuan jam malam yang sudah menginjak malam ke sembilan dapat berjalan efektif sampai ke tingkat desa. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Pemalang tambah satu orang positif Korona

korona pemalang

Pemalang, Wartadesa. –  Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa terdapat penambahas satu pasien positif Korona di Pemalang. Rabu (03/06).

“Tambahan pasien postif Covid-19 berdasarkan hasil uji Swab ada satu orang inisial L (60) jenis kelamin perempuan asal Kecamatan Comal,”kata Tutuko, Rabu (3/6) malam.

Yang bersangkutan kata Tutuko saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Ashari Pemalang. Dengan adanya tambahan pasien positif tersebut maka kurvaCovid-19 kembali naik.

“Update data Covid-19 Kabupaten Pemalang, pasien positif sudah 30 orang terdiri atas empat orang dirawat, 25 sembuh dan satu meninggal dunia,”terangnya.

Sementara itu dalam penanggulangan Covid-19 ini masih diberlakukan jam malam mulai pukul 21.00-04.00 WIB. Masyarakat tidak diperbolehkan beraktifitas di luar rumah pada jam tersebut.

Tutuko menyampaikan, meski saat ini pemerintah memberi kelonggaran masyarakat beraktivitas, pihaknya meminta masyakat di Pemalang tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia juga menilai, pemberlakuan jam malam yang sudah menginjak malam ke sembilan dapat berjalan efektif sampai ke tingkat desa.

Hingga saat ini, terdapat 30 orang yang positif Korona, ada empat orang yang dirawat, 25 sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kabupaten Pekalongan belum tetapkan New Normal

kampung korona

Kajen, Wartadesa. – Masih adanya pasien positif Korona di Kota Santri, membuat Pemerintah Kabupaten Pekalongan belum menetapkan kelaziman baru (New Normal).  Hal tersebut dikatakan Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko saat kegiatan pencanangan Kampung Siaga di desa Rembun Kecamatan Siwalan, Rabu (03/6) kemarin.

“Untuk new normal di Kabupaten Pekalongan ini sementara belum diterapkan karena masih ada warga yang positip covid 19, mungkin nanti kalau sudah nihil yang positip corona bisa dilakukan new normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Aris.

Terkait kedisipinan warga Kota Santri dalam menerapkan perilaku kesehatan sesuai protokol Covid-19, Aris menambahkan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0710 untuk melakukan pengamanan.  “Kami sudah berkoordinasi dengan Kodim jika nanti diperlukan pengamanan untuk pendisiplinan utamanya di tempat umum dan pelayanan publik,” imbuhnya.

Aris menyebut bahwa saat ini telah dibentuk 21 lokasi kampung siaga Korona untuk  pencegahan penyebaran virus Korona di Kabupaten Pekalongan.

Menurut Dandim 0710 Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, saat ini warga seolah-oleh sudah bebas dari Korona padahal belum.  “karena dengan imbas hari raya kemarin seolah-olah semuanya sudah loos (bebas) padahal belum. Semoga dengan grafik yang sudah landai ini nantinya bisa diberlakukan new normal. Yang perlu ditekankan dalam beraktivitas kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya