close
kampung korona

Kajen, Wartadesa. – Masih adanya pasien positif Korona di Kota Santri, membuat Pemerintah Kabupaten Pekalongan belum menetapkan kelaziman baru (New Normal).  Hal tersebut dikatakan Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko saat kegiatan pencanangan Kampung Siaga di desa Rembun Kecamatan Siwalan, Rabu (03/6) kemarin.

“Untuk new normal di Kabupaten Pekalongan ini sementara belum diterapkan karena masih ada warga yang positip covid 19, mungkin nanti kalau sudah nihil yang positip corona bisa dilakukan new normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Aris.

Terkait kedisipinan warga Kota Santri dalam menerapkan perilaku kesehatan sesuai protokol Covid-19, Aris menambahkan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0710 untuk melakukan pengamanan.  “Kami sudah berkoordinasi dengan Kodim jika nanti diperlukan pengamanan untuk pendisiplinan utamanya di tempat umum dan pelayanan publik,” imbuhnya.

Aris menyebut bahwa saat ini telah dibentuk 21 lokasi kampung siaga Korona untuk  pencegahan penyebaran virus Korona di Kabupaten Pekalongan.

Menurut Dandim 0710 Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, saat ini warga seolah-oleh sudah bebas dari Korona padahal belum.  “karena dengan imbas hari raya kemarin seolah-olah semuanya sudah loos (bebas) padahal belum. Semoga dengan grafik yang sudah landai ini nantinya bisa diberlakukan new normal. Yang perlu ditekankan dalam beraktivitas kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya. (Eva Abdullah)

Tags : kampung siaga koronanew normalPekalongan