Kesesi, Wartadesa. – Kerusakan jalan di Desa Watupayung Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan menjadi perhatian Bupati Pekalongan. Santer dikabarkan kunjungan Bupati Pekalongan ke Desa Watupayung tersebut masih dalam semangat “Cek and Ricek” kesiapan jalur mudik mendatang, melalui tol Pemalang-Batang, khususnya untuk wilayah Kabupaten Pekalongan.
Kepaladesa Watupayung, Sukardi mengatakan, jalan desa yang rusak di desanya sudah pernah di perbaiki sebelumya, baik dengan makadam maupun cor. Akan tetapi tidak kuat dan rusak lagi.
“Dalam waktu dekat akan segera di perbaiki dengan kualitas yang lebih baik, pihak yang akan mengerjakan perbaikan tersebut sedang mempersiapkan segala sesuatunya, seperti mempelajari standarisasi kekerasan jalan yang mampu dilalui oleh dump truck tersebut,” ucap Sukardi (31/05).
Masih menurut Sukardi, setelah proses galian tanah di desanya yang terletak di dukuh Rowowungu, dengan luasan sekitar 10 Ha , dan milik sekitar 90 nama pemilik, kedepan akan dijadikan objek wisata desa.
Dirinya mengaku akan berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkanya. ” Saya juga mengutamakan potensi warga untuk ikut bekerja, ada sekitar 20 pekerja yang sudah terserap. Pun demikian, dalam hal ini kami tentu berharap masukan dari semua lapisan masyarakat di desa kami,” tutup Kades yang juga Ketua Komite Pemantau Kinerja Yudikatif executif Legeslatif Republik Indonesia ( KPK-Yel RI) Provinsi Jawatengah ini.
Susilo, salah satu warga setempat, dirinya melepas tanah untuk dijadikan tanah urugan dengan pertimbangan tanah yang ia miliki hanya ditanami bambu saja.
“Setelah tanahnya diambil, harapan saya tanah milik saya itu bisa berubah menjadi datar dan bisa ditanami. Menjadi tanah yang lebih menghasilkan, dan kalau tanah sudah datar kemungkinan harganya juga akan lebih tinggi dibanding dengan kondisi tanah sebelumya,” ucap Susilo. (Eva abdullah)










