close
Layanan PublikLingkunganSosial Budaya

Dua tahun jalan Desa Pendowo rusak, warga blokade dan galang koin perbaikan

koin peduli pendowo
Warga Desa Pendowo menggelar aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan yang rusak imbas pembangunan jalan tol Batang-Pemalang, warga melakukan aksi blokade jalan dan penggalangan koin peduli

Pemalang, Wartadesa. – Ratusan warga Desa Pendowo menggelar aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat imbas pembangunan jalan tol Pemalang-Batang. Warga menggelar aksi dengan melakukan orasi, memasang blokade jalan dan membuka koin donasi perbaikan jalan. Selasa (25/12).

Aksi warga ini dipicu lambannya perbaikan jalan yang dijanjikan oleh pihak pengembang tol. Menurut koordinator aksi, Supriyadi, lebih dari dua tahun warga dijanjikan perbaikan jalan yang rusak setelah proyek pembangunan jalan tol selesai. Namun hingga jalan tol diresmikan dan sudah dibuka untuk umum, jalan tak kunjung diperbaiki.

”Kami atas nama masyarakat Desa Pendowo dan Kecamatan Bodeh menuntut kepada Pemerintah Daerah Pemalang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera memperbaiki Jalan Raya Pendowo yang rusak parah akibat pembangunan jalan tol,” tuntut Supriyadi dalam orasinya.

Warga mengaku akibat rusaknya jalan ruas Pendowo-Bodeh, banyak warga yang tergelincir oleh lubang-lubang yang menganga di sepanjang jalan. “Kalau musim hujan banyak warga yang melintas jatuh karena banyaknya lubang jalan dan licin. Apakah pemerintah menunggu ada warga yang meninggal baru akan di perbaiki?” tutur Supriyadi retoris.

Supriyadi menambahkan, saat ini perbaikan jalan seperti diping-pong, antara kontraktor tol PT SMJ dan pemerintah setempat. Pihaknya mengaku tidak mau tanggung jawab perbaikan jalan dilempar ke pihak lain. “Kami tidak ingin dilempar tanggung jawab ke perusahaan kontraktor PT. Sumber Mitra Jaya seperti plang-plang yang dipasang dipinggir jalan yang dipasang oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pemalang karna kami bayar pajak ke Pemerintah, bukan ke PT. SMJ,”

Selain menuntut perbaikan jalan yang rusak. Warga juga menuntut ganti rugi imbas jalanan yang rusak akibat pembangunan jalan tol. Pasalnya banyak warga yang terserang gangguan pernafasan, batuk dan sakit mata sejak pembangunan jalan tol dimulai. Bahkan banyak rumah warga yang rusak.

“Kesehatan warga kami terutama yang rumahnya ada di depan jalan, banyak yang mengeluh sesak napas akibat banyaknya debu dari jalan. Rumah mereka kotor dan cat tembok rumah banyak yang rusak karena terkena cipratan air dari kendaraan yang lewat, untuk itu kami warga desa Pendowo menutut ganti rugi sebesar Rp 10 Juta rupiah bagi setiap KK yang rumahnya terdampak langsung oleh kerusakan jalan tersebut,” ujar Supriyadi.

Peserta aksi mengaku bila tuntutan mereka tidak segera dipenuhi, mereka akan menutup akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan di Pemalang. (WD, dari berbagai sumber)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : demo jalan desa pendowokoin perbaikan jalan