Kajen, Wartadesa. – Gelut (perkelahian) antara remaja, warga Desa Salit dengan Desa Pekiringanalit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan akhirnya berakhir damai.
Perkelahian remaja dua desa tersebut terjadi pada Sabtu (18/05) di Desa Salit, namun baru dilaporkan ke Mapolsek Kajen pada Jum’at (24/05).
Kedua Bhabinkamtibmas kemudian melakukan koordinasi dan bertindak cepat dengan memanggil anak-anak yang terlibat perkelahian dan sekaligus memanggil orang tuanya untuk datang ke Polsek Kajen.
Setelah yang bersangkutan datang ke Polsek kemudian dipertemukan dan dengan didampingi oleh kedua Bhabinkamtibmas tersebut, dan setelah melakukan musyawarah timbullah kesepakatan damai dari pihak yang terlibat perkelahian.
Adapun hasil kesepakatannya diantaranya anak-anak yang terlibat perkelahian saling meminta maaf dan sepakat untuk tidak mengulangi perbuatannya serta tidak akan saling dendam dikemudian hari.
Setelah surat pernyataan selesai ditanda tangani oleh masing masing pihak, Bripka Alvianto, Bhabinkamtibmas Desa Pekiringanalit menghimbau kepada para orangtua pelaku, untuk mengawasi anak anaknya pada saat bermain atau pergi, sehingga tahu tujuan dari anak anak tersebut, apalagi masih berstatus sebagai pelajar, ditekankan kepada anak anaknya untuk belajar di rumah.
Bhabinkamtibmas Desa Salit, Bripka Mukti berjanji akan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada anak-anak remaja di desa binaannya, agar tidak terjadi lagi perkelahian dengan anak-anak remaja antara kampung. (WD)










