Lebakbarang, Wartadesa. – Sulitnya medan membuat proses evakuasi truk G 1960 HF yang mengangkut palting (tiang listrik) di Desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terkendala. Proses evakuasi pun molor.
Truk yang dikemudikan oleh Rudi (40) dan dikondekturi oleh Wiwit (35), keduanya warga Kelurahan Kebulen, Kota Pekalongan, masuk jurang di Dukuh Mendolo Wetan Desa Mendolo karena terperosok dalam lubang tepi jalan, Sabtu (16/9) pukul 16.00 WIB.
Proses evakuasi baru dilakukan keesokan harinya, Ahad (17/9) karena kondisi jurang yang sulit untuk dilakukan proses evakuasi truk. Sementara itu, Rudi mengalami memar pada lengan kiri dan dada kanan. Sedangkan keneknya, Wiwit mengalami luka memar di kaki kiri.
Truk yang membawa empat buah palting ini sebetulnya akan dikirim dan dipasang di Dukuh Mendolo Wetan, namun karena proses evakuasi hingga Ahad petang belum bisa selesai, pekerjaan tersebut pun tertunda.
Menurut, Budiyanto, Sekretaris Desa Mendolo, truk terguling dan masuk jurang dengan kedalaman tujuh meter, “Betul mas, truk yang membawa empat palting ke Dukuh Mendolo Wetan masuk jurang sedalam tujuh meter, proses evakuasi hingga sore ini (Ahad. 17-9) belum juga selesai,” ujarnya ketika dikonfirmasi Wartades.
Budiyanto menambahkan bahwa evakuasi truk dan palting akan dilanjutkan hari ini, Senin (18/9) “Proses evakuasi akan dilanjutkan lagi esok,” tambahnya.
Sementara itu, petugas Polsek Lebakbarang yang berada di lokasi kejadian membenarkan kejadian tersebut. (Budi Rahayu Setiawan)










