close
Sosial Budaya

Hujan deras, rumah warga di Siwalan dan Subah ambruk

rumah roboh

Siwalan, Wartadesa. –  Hujan deras beberapa waktu lalu mengakibatkan dua rumah di lokasi berbeda ambruk alias roboh. Di Kabupaten Pekalongan, rumah gedhek (bambu) milik Solehah, warga Rt. 02/05 Dukuh Mejasem Kidul, Desa Mejasem, Siwalan roboh, Kamis dinihari (09/01) pukul 01.00 WIB. Sementara di Kabupaten Batang, rumah Sulastri, warga Dukuh Durensari Rt.04/03, Desa Durenombo, Kecamatan Subah, roboh tertimpa talud yang longsor.

Keterangan dari Danramil Sragi, Kapten Inf. Riyanto mengatakan bahwa rumah Solehah roboh dinihari akibat terjangan hujan deras.  “Rumah Ibu Solehah roboh akibat intensitas hujan deras disertai angin kencang. Kondisi rumah merupakan rumah gedhek dan sudah rapuh,” ujar Riyanto.

Kerugian atas kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Hujan deras di Kabupaten Batang pada Selasa (07/01) juga merobohkan rumah milik Sulastri, warga Dukuh Durensari Rt.04/03 Desa Durenombo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Rumahnya ambruk lantaran tertimpa material longsor talud setinggi 2,5 meter sepanjang 5 meter.

Danramil Subah Kapten Inf Sugito dan warga masyarakat Durensari, Rabu (8/1) pagi menggelar karya bakti membersihkan longsoran tanah yang menimbun teras depan rumah  sulastri.

“Kami dibantu dari Polsek, dan warga harus cepat bertindak dengan menggelar karya bhakti untuk membantu warga yang terkena musibah dengan harapan rumah segera dapat diperbaiki sehingga segera bisa d tempati kembali. ungkap Kapten Sugito.

Danramil, menghimbau kepada warga agar selalu bahu membahu dan meningkatkan kewaspadaan datangnya hujan karena curah hujan yang deras dan cuaca yang tidak menentu dan selalu memantau situasi, sehingga tidak mengakibatkan kerugian baik personil maupun materil jika ada bencana.

“Kami imbau warga segera melaporkan kepada pihak keamanan dan perangkat desa jika terjadi segala sesuatu, agar penanganan lebih cepat dilakukan,” imbau Sugito. (Eva Abdullah)

 

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : BatangPekalonganrumah robohsiwalan