Pekajangan, Wartadesa. – Beragam kegiatan dan pernak-pernik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 di Pekalongan akan digelar. Rata-rata kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga dengan bergotong-royong maupun iuran.
Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, warga akan menggelar aneka jajanan gratis yang disajikan selepas upacara bendera, Kamis (17/8). Aneka jajanan gratis tersebut disiapkan warga dan disediakan sepanjang jalan desa setempat.
Selain menggelar jajanan gratis, pada Rabu malam, tiap RT mengadakan malam tirakatan, dengan menggelar do’a bersama dan acara rahatan.
Selain itu, warga juga memajang foto-foto para pahlawan di sepanjang jalan desa Wuled.
Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa desa di Kabupaten Pekalongan. Warga Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo akan menggelar seribu piring nasi goreng gratis. Acara tersebut dapat dinikmati oleh siapapun yang berkunjung di area sekitar balaidesa setempat, Sabtu (19/8), mulai pukul 19.00 wib.
Jajanan gratis juga akan digelar di Dukuh Prawasan Barat, Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni. Warga setempat akan menyediakan jajan tradisional khas Pekalongan secara gratis, pada hari Jum’at.

Sementara, warga di Gang 23 Pekajangan, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, mempunyai cara unik untuk menyambut HUT RI ke-72. Warga memasang bendera merah putih sepanjang satu kilometer tanpa putus.
Bendera tersebut mengelilingi pemukiman di kampung Pekajangan. Selain bendera, warga juga menempatkan gambar para tokoh pahlawan di setiap jalan kampung.
Selain bendera panjang, para pemuda setempat juga memajang foto-foto tokoh pahlawan dan Presiden RI dari yang pertama hingga yang ketujuh. Warga juga memasang teks proklamasi di perempatan gang.
“Pemasangan para tokoh pahlawan ini, untuk mengingatkan warga,akan perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia,” tambah Miftah, selaku Ketua Pemuda Pekajangan Gang 23. (WD)









