close
Sosial Budaya

KA Matarmaja tabrak warga kudus hingga meninggal

tabrak kereta

Siwalan, Wartadesa. – Seorang kakek bernama Samiun Kudus (82) meninggal di tempat lantaran tertabrak kereta api Matarmaja 171B dengan loko bernomor 2017805 jurusan Malang-Pasar Senen, Jakarta, Senin (17/06) pukul 05.30 WIB.

Korban tertabrak kereta Matarmaja saat sedang berjalan di areal perlintasan KA Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan pagi tadi. Saat kakek Samiun Kudus melintas, ia tidak melihat kereta melintas, hingga tertabrak.

Masinis, Anggi Panji yang melihat kejadian tersebut kemudian menghentikan laju kereta dan memberitahukan kejadian kepada petugas stasiun area Sragi. Petugas stasiun, beserta anggota Polsek Sragi langsung melakukan pengecekan kecajian tersebut.

Korban, Samiun Kudus ditemukan dalam keadaan hancur, tidak beraturan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, diketahui korban bernama Samiun Kudus, seorang buruh, warga Desa Bandung, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Ciri-ciri korban, laki-laki, berkulit sawo matang, pada jari tengah tangan kiri korban terdapat cacat bekas jahitan. Ditemukan cincin imitasi pada jari kelingkin tangan kiri, berpakaian batik lengan pendek warna merah, celana panjang warna hitam, dan berjaket kain warna hitam.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kraton, Kota Pekalongan. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kudusmataremajatertabrak kereta