close
Bencana

Spirit “One Muhammadiyah One Response”: MDMC Kudus Terjang Banjir Evakuasi Warga

kudus

KUDUS, WARTA DESA – Sejak Jumat (09/01), cuaca ekstrem dan hujan lebat memicu bencana hidrometeorologi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Kudus. Menanggapi kondisi darurat ini, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kudus bergerak cepat menerjunkan personel dan alat utama sistem pertahanan (alutista) evakuasi ke titik-titik terdampak.

Dampak Banjir Meluas

Hujan berkepanjangan yang disertai kiriman air dari hulu mengakibatkan banjir dengan ketinggian air rata-rata 20 hingga 70 sentimeter. Berdasarkan data terbaru hingga 14 Januari 2026, luapan air telah merendam pemukiman dan persawahan di sejumlah kecamatan, termasuk Mejobo, Kota, Jekulo, Undaan, hingga Kaliwungu.

Operasi SAR dan Evakuasi

Di bawah semangat “One Muhammadiyah One Response”, MDMC Kudus bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kudus melakukan aksi nyata di lapangan:

  • Evakuasi Jetis Kapuan: Tim SAR Muhammadiyah fokus melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di wilayah Jetis Kapuan.

  • Posko Darurat: Atas permintaan pihak kecamatan, MDMC telah mendirikan Posko Darurat Bencana di Masjid Tuang, Kecamatan Kaliwungu, sebagai pusat koordinasi dan layanan pengungsi.

  • Personel BKO: Satu personel ahli SAR Muhammadiyah ditugaskan khusus untuk membantu kendali operasi di kantor BPBD Kudus.

Kekuatan Relawan dan Armada

Untuk memastikan layanan kemanusiaan berjalan optimal, MDMC Kudus mengerahkan kekuatan penuh:

  • 20 Relawan Gabungan: Terdiri dari unsur SAR Muhammadiyah, KOKAM PDPM Kudus, dan relawan pendukung lainnya.

  • Alat Evakuasi: 2 unit perahu operasional dikerahkan untuk menjangkau wilayah yang terisolasi air, serta 2 unit kendaraan transportasi untuk distribusi logistik.

Sinergi Tanpa Henti

Hingga saat ini, para relawan terus melakukan pendampingan warga, pendirian tenda, hingga distribusi bantuan darurat. MDMC berkomitmen akan tetap berada di lokasi bencana hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali oleh pemerintah daerah.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata pelayanan kemanusiaan tanpa henti. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat agar kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” tulis laporan resmi MDMC.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin menyalurkan bantuan, dapat menghubungi Posko MDMC di Masjid Tuang, Kaliwungu. ***

Sumber: Kudusmu.id

Editor: Redaksi Warta Desa

Terkait
Kecelakaan, bakul klepon meninggal akibat jalan tergenang air

Tirto, Wartadesa. - Malang bagi Karyatun (50), bakul (penjual-red) klepon dan gethuk, warga Desa Curug Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, motor Read more

Banjir, belum ada bantuan logistik ke desa Pasirsari

Pekalongan, Wartadesa. - Hujan yang mengguyur Kabupaten dan Pekalongan Jum'at (16/12) mengakibatkan banjir hampir seluruh wilayah pantai utara Pekalongan. Di Read more

Warga sekitar kali Bremi butuh dukungan pemkot bersihkan enceng gondok

Pekalongan Barat, Wartadesa. - Kondisi kali Bremi Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan sungguh memprihatinkan. Seluruh permukaan dipenuhi dengan tumbuhan enceng Read more

Diduga saluran kali tertutup urugan tol, dukuh Kebonagung terendam banjir

Kedungwuni, Wartadesa. - Diduga saluran kali yang melintas jalan raya Tangkiltengah-Kedungwuni tertutup urugan tanah jalan tol ruas Pemalang-Batang, pedukuhan Kebonagung, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : banjirkudusmdmc